JCCNetwork.id- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan perombakan jabatan di tubuh Polri dengan memutasi dan merotasi sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).
Kebijakan tersebut menjadi mutasi perdana yang dilakukan Suyudi sejak menjabat sebagai Kapolri. Dalam perombakan itu, sebanyak 19 jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) mengalami pergantian di berbagai wilayah Indonesia.
Informasi mengenai mutasi tersebut dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa (6/10/2026). Perubahan jabatan Kapolda menjadi salah satu bagian terbesar dalam kebijakan rotasi personel yang dilakukan jajaran pimpinan Polri.
Menariknya, seluruh posisi Kapolda di Pulau Jawa turut mengalami perubahan. Pergantian tersebut mencakup Kapolda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keputusan mutasi dan rotasi itu dituangkan dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026. Humas Polri menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi yang dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan tugas kepolisian.
Selain kebutuhan organisasi, rotasi jabatan juga menjadi bagian dari pembinaan personel. Pergantian posisi dinilai dapat memberikan kesempatan kepada anggota Polri untuk mengembangkan karier sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.
Dengan adanya perubahan tersebut, sejumlah pejabat baru akan mengemban tanggung jawab memimpin kepolisian daerah, termasuk wilayah yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat dan tantangan keamanan yang tinggi.
Berikut daftar 19 Kapolda yang mendapatkan penugasan baru:
Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol Dadang Hartanto
Kapolda Jawa Barat: Irjen Pol Hengki
Kapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan
Kapolda Jawa Timur: Irjen Pol Dekananto Eko Purwono
Kapolda Banten: Brigjen Pol Hendra Kurniawan
Kapolda Maluku: Irjen Pol Suwondo Nainggoan
Kapolda Kepulauan Riau: Irjen Pol Suhendri
Kapolda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat
Kapolda Nusa Tenggara Timur: Irjen Pol Reza Arief Dewanto
Kapolda Bali: Brigjen Pol Pasma Royce
Kapolda Sumatera Barat: Irjen Pol Jawari
Kapolda Sulawesi Selatan: Irjen Pol M. Awal Chairuddin
Kapolda Jambi: Irjen Pol Widodo
Kapolda Gorontalo: Irjen Pol Nurworo Danang
Kapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol Sonny Irawan
Kapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol Rony Samtana
Kapolda Sulawesi Tengah: Irjen Pol Rizal Irawan
Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol Totok Suharyanto
Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta: Irjen Pol Langgeng Purnomo
Pergantian tersebut menandai langkah awal Suyudi dalam melakukan penataan struktur kepemimpinan kewilayahan Polri. Para pejabat yang mendapat penugasan baru selanjutnya akan menghadapi tantangan keamanan dan pelayanan masyarakat sesuai karakteristik masing-masing daerah.
Polri menegaskan mutasi dan rotasi merupakan mekanisme rutin dalam organisasi untuk memastikan kesinambungan tugas, meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi kepolisian, serta membuka ruang pengembangan karier bagi personel.
Dengan komposisi kepemimpinan baru di sejumlah wilayah, kebijakan mutasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di tingkat daerah.
























