JCCNetwork.id- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan layanan keimigrasian sekaligus memperkuat pengawasan perlintasan orang di wilayah Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Direktorat Jenderal Imigrasi memaparkan rencana pengembangan layanan, termasuk penerapan skema percepatan proses keimigrasian atau fast track bagi jemaah haji pada musim keberangkatan tahun ini. Kebijakan tersebut dirancang untuk mempersingkat waktu pemeriksaan dokumen di bandara, sehingga proses keberangkatan jemaah dapat berlangsung lebih efisien dan nyaman.
“Peningkatan pelayanan di bandara dan pelabuhan agar lebih cepat, praktis dan efisien, hingga perbaikan sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di beberapa daerah perbatasan,” tulis Sekretariat Kabinet dalam keterangannya.
Selain itu, peningkatan kualitas layanan juga akan difokuskan pada titik-titik masuk dan keluar negara, seperti bandara internasional dan pelabuhan. Pemerintah menargetkan pelayanan yang lebih cepat dan praktis melalui optimalisasi sistem serta penyederhanaan prosedur administrasi keimigrasian.
Tak hanya di pusat transportasi, pembenahan juga menyasar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di sejumlah wilayah perbatasan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat yang melakukan mobilitas lintas negara di kawasan perbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak menegaskan bahwa peran imigrasi tidak hanya sebatas pelayanan publik, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan negara. Pengawasan terhadap arus keluar masuk penumpang dinilai krusial untuk mencegah berbagai potensi pelanggaran hukum serta memastikan perjalanan yang aman bagi warga negara Indonesia maupun warga negara asing.
“Imigrasi memegang peran strategis dalam mengawasi lalu lintas keluar masuk penumpang demi menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan warga negara Indonesia maupun warga asing,” tutup keterangan tersebut.
Pemerintah menilai, sinergi antara peningkatan layanan dan penguatan pengawasan menjadi kunci dalam menghadapi mobilitas global yang terus meningkat. Dengan berbagai program yang tengah disiapkan, diharapkan sistem keimigrasian Indonesia mampu memberikan pelayanan yang lebih modern, cepat, dan tetap mengedepankan aspek keamanan nasional.
























