Ahmad Ali Ungkap Jokowi Pernah Ingin Menengahi Konfliknya dengan Surya Paloh

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sempat berniat menengahi persoalannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Upaya tersebut terjadi saat Jokowi masih menjabat sebagai presiden, tak lama setelah Kongres ke-III Partai Nasdem yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 27 Agustus 2024.

- Advertisement -

Ahmad Ali menceritakan, Jokowi menanyakan alasan dirinya tidak hadir dalam kongres Nasdem. Saat itu, Ali mengaku sedang berada di Eropa dan memilih mengambil jarak karena merasa tidak lagi nyaman.

Jokowi kemudian menanyakan apakah ketidakhadiran tersebut berkaitan dengan masalahnya dengan Surya Paloh. Ali mengakui adanya konflik, namun enggan membeberkan detail persoalan tersebut kepada Jokowi.

 

- Advertisement -

“Saya bilang saya tidak lagi (nyaman), saya memilih untuk beristirahatlah,” ujar Ali dalam podcast Gaspol dilansir.

Mendengar pengakuan itu, Jokowi menawarkan diri untuk memanggil Surya Paloh dan menengahi dialog di antara keduanya. Namun, tawaran tersebut ditolak Ali dengan alasan Jokowi memiliki terlalu banyak urusan kenegaraan untuk menangani persoalan internal partai.

Selain itu, Ali juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa perlu berpamitan kepada Surya Paloh sebelum bergabung dengan PSI. Ia mengklaim sejak awal bergabung dengan Nasdem pada 2013, sudah menyampaikan komitmen bahwa dirinya akan meninggalkan partai tanpa pamit jika terjadi perubahan prinsip.

 

“‘Apa perlu saya undang Pak Surya? Hari ini di sini,’ (kata Jokowi). Saya bilang enggak perlu. Bapak (Jokowi) terlalu banyak urusan untuk mengurus hal-hal seperti ini,” sambung dia.

Diketahui, Ahmad Ali sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Nasdem sebelum resmi bergabung dengan PSI sebagai Ketua Harian pada 26 September 2025. Usai bergabung dengan partai yang dipimpin Kaesang Pangarep, Ali menegaskan target PSI untuk mengungguli Nasdem pada Pemilu 2029. Ia menyebut, kegagalan mencapai target tersebut akan membuat langkah politiknya berpindah partai menjadi sia-sia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dekranasda Solok Seleksi Produk Unggulan

JCCNetwork.id- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solok, Sumatera Barat, melakukan kurasi terhadap sejumlah produk kerajinan lokal sebagai upaya meningkatkan kualitas dan memperluas akses...

Persija Bidik Kemenangan Ketiga di Bali

BPS Catat Harga Beras Kembali Naik

Kemnaker Buka Magang Nasional Tahap 2

LRT Fase 1B Resmi Beroperasi

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Berantas Balpres, Bea Cukai Ungkap Aksi Kucing-Kucingan Terus TerjadiKarna Permintaan Masih Tinggi
11:30
Video thumbnail
Mentan Amran Sentil Pengamat Nyinyir soal Beras Impor Ilegal: Ini Musuh Negara
07:55
Video thumbnail
Suahasil Laporkan Utang BLBI Tuntas kepada Prabowo
09:08
Video thumbnail
Eks Pimpinan KPK Sentil Penegak Hukum, Jangan Sembarangan Rampas Aset karena Malas Lacak Bukti
08:32
Video thumbnail
Sivitas UIN Sunan Ampel Ungkap Masalah Tata Kelola Fakultas di DPR
09:11
Video thumbnail
Mentan Amran Bereaksi Keras, Sebut 115 Juta Petani Dirugikan Karna Beras Impor Ilegal!
08:06
Video thumbnail
Detik Detik Hakim MK Tegur Denny Indrayana Saat Sidang Gugatan Ijazah Gibran
08:40
Video thumbnail
Waspada Celah RUU Perampasan Aset, Advokat Ingatkan Potensi Jadi Alat Pemerasan
09:01
Video thumbnail
JARI’98 Desak Polri Tangkap Pelaku Pembubaran Ibadah #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Detik-Detik Denny Indrayana Cs Persoalkan Syarat Pendidikan Gibran di MK
13:55
Video thumbnail
Aturan Dapur MBG Diubah, Kepala SPPG Tak Boleh Lagi Absen Saat Masak
09:25
Video thumbnail
Buka bukaan di DPR! Kejawen Maneges Minta Kepercayaan Tak Dianaktirikan
09:15
Video thumbnail
Hakim MK Sentil Mantan Pejabat Kemenhub soal Pesawat Delay Bisa Telepon Itukan Bapak
08:55
Video thumbnail
Hakim MK Kekhawatiran soal Diskresi Penyidik ​​di KUHAP Baru dan RUU Perampasan Aset Disinggung
10:37
Video thumbnail
Kocak, Maba UMRI Tolak Promosi Anak Mentan Amran, Malah Dipuji Lolos Uji
09:04
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER