Penggeledahan Kafe de’Clan, Aset Miliaran Disita

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya membekukan sementara aktivitas di lantai dua Kafe de’Clan Signature, Jakarta Selatan, serta sebuah fasilitas money changer di kawasan Cipete setelah melakukan penggeledahan dalam penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi yang disertai indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Langkah pembekuan dilakukan guna menjaga kondisi tempat kejadian perkara (TKP) agar tetap utuh selama proses penyidikan berlangsung. Meski demikian, aparat memastikan aktivitas usaha yang berada di lantai dasar kafe tidak terdampak dan tetap dapat beroperasi seperti biasa.

- Advertisement -

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penyidik hanya menetapkan status quo pada area yang menjadi objek penyelidikan. Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk mengamankan seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Ia menegaskan, pengelolaan operasional usaha di luar area yang disegel sepenuhnya diserahkan kepada pihak manajemen sehingga kegiatan bisnis di lantai satu tetap dapat berjalan normal.

“Untuk operasional kami kembalikan kepada manajemen,” tambah Budi, kepada awak media, dikutip Kamis (9/7).

- Advertisement -

Dalam proses penggeledahan, penyidik menemukan sebuah brankas berukuran sekitar dua meter kali satu meter yang menyerupai ruangan kecil. Brankas tersebut diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan dokumen penting serta uang tunai dalam jumlah besar.

Selain itu, tim penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang kemudian dimasukkan ke dalam tiga koper. Barang-barang yang disita meliputi dokumen administrasi, perangkat elektronik, telepon seluler, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta uang tunai dalam mata uang rupiah maupun valuta asing.

Kepala Kortastipidkor Polri, Totok Suharyanto, mengungkapkan bahwa total nilai aset berupa uang tunai yang berhasil diamankan dari dua lokasi tersebut mencapai hampir Rp70 miliar.

Menurutnya, sebagian besar uang ditemukan di Kafe de’Clan Signature dengan nilai lebih dari Rp60 miliar dalam berbagai mata uang asing dan rupiah. Sementara itu, penyidik juga menyita uang senilai sekitar Rp7,2 miliar dari lokasi money changer di kawasan Cipete.

Rincian sementara hasil penyitaan di Kafe de’Clan Signature meliputi sekitar 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, serta uang tunai dalam mata uang rupiah sebesar Rp259.159.000. Seluruh uang tersebut kini telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan proses hukum.

Penyidik menegaskan bahwa seluruh barang bukti, baik uang tunai maupun perangkat elektronik, akan menjalani pemeriksaan digital forensik. Analisis tersebut dilakukan untuk menelusuri aliran dana, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta mengungkap dugaan praktik pencucian uang yang diduga berkaitan dengan aktivitas bisnis hiburan dan jasa keuangan.

Selain menelusuri transaksi keuangan, penyidik juga akan mendalami isi dokumen, data digital pada telepon seluler, perangkat elektronik, hingga rekaman CCTV yang diamankan dari lokasi penggeledahan. Seluruh informasi tersebut diharapkan dapat memperkuat konstruksi perkara dan mengungkap jaringan yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut.

Hingga kini, Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya masih terus mengembangkan penyidikan. Aparat belum mengungkap identitas pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka maupun kemungkinan adanya lokasi lain yang akan digeledah. Penyidik memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pembuktian berdasarkan alat bukti yang telah dikumpulkan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada

JCCNetwork.id – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Kamis (8/10/2026) pukul 18.28 WIB.Meski telah dua kali erupsi dalam sepekan,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Lawan Karhutla, Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Bor
08:46
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi #shorts #trending
01:43
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi
08:44
Video thumbnail
Kondisi Udara di Palangka Raya Mengkhawatirkan #shorts #trending
00:43
Video thumbnail
Yusril Buka Suara soal Zakat dan Pajak, Peringatkan Dampak Jika Negara Terlalu Jauh Ikut Campur
15:45
Video thumbnail
Menlu Arrmanatha Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina Tak Pernah Berubah #shorts #trending
01:14
Video thumbnail
Gibran Dorong Pariwisata Indonesia Naik Kelas Lewat Teknologi dan Inovasi #shorts #trending
01:29
Video thumbnail
Tak Berubah, Menlu Arrmanatha Nasir Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina
09:40
Video thumbnail
Detik-Detik DPRD Malut Desak Gubernur Sherly Evaluasi Besar-Besaran Bawahan soal Anggaran
08:06
Video thumbnail
Disambut Tawa, SBY Guyon di Unpad: Bapak Baru Sekali, Saya 10 Tahun Diunjuk Rasa
09:03
Video thumbnail
Dapat Laporan Karhutla Tinggal 639 Hektare, Begini Respons Prabowo #shorts #trending
01:32
Video thumbnail
KH Marzuki Mustamar Batal Umrah Gegara Dicekal Masuk Arab Saudi #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Momen Candaan SBY soal Prabowo, Rupiah dan Saham Disebut Bisa Jatuh Gara-Gara Batuk
08:44
Video thumbnail
Begini Respons Prabowo Saat Terima Laporan Karhutla Tersisa 639 Hektare
08:46
Video thumbnail
Prabowo Libatkan Profesor Untuk Atasi Kabut Asap yang Mengganggu #shorts #trending
00:44
Video thumbnail
Di Depan Prabowo, Pangdam Cerita Tantangan Petugas Karhutla: Ada Buaya dan Ular
11:48
Video thumbnail
JPPI Minta BGN Evaluasi MBG, Dapur Pesantren Jadi Contoh Penyediaan Makanan #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Prabowo Perintahkan Menteri PANRB Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan, TNI-Polri Diminta Bantu
13:51
Video thumbnail
Blak-blakan di Depan Mendagri, Mentan Amran Geram Mafia Pangan Tak Dihukum Tegas
08:40
Video thumbnail
Mahfud MD Buka Suara soal Wacana Pemakzulan Gibran
08:05

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER