Rupiah Menguat, Tekanan Pasar Belum Reda

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (3/7/2026) pagi. Meski mencatat apresiasi dibanding penutupan sebelumnya, pelaku pasar masih mewaspadai berbagai sentimen global maupun domestik yang diperkirakan dapat membatasi penguatan mata uang Garuda sepanjang sesi perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.50 WIB, rupiah berada di posisi Rp17.963 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 32 poin atau sekitar 0,18 persen dibanding penutupan perdagangan sehari sebelumnya yang berada di level Rp17.995 per dolar AS.

- Advertisement -

Sementara itu, data Yahoo Finance pada waktu yang sama menunjukkan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.989 per dolar AS. Perbedaan angka tersebut dipengaruhi oleh metode pencatatan dan sumber transaksi yang digunakan masing-masing penyedia data.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pergerakan rupiah pada hari ini masih akan berlangsung fluktuatif. Menurutnya, meskipun sempat menguat pada awal perdagangan, tekanan terhadap mata uang domestik belum sepenuhnya mereda sehingga peluang pelemahan hingga penutupan pasar tetap terbuka.

Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.990 hingga Rp18.050 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

- Advertisement -

“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp17.990 per USD hingga Rp18.050 per USD,” jelas Ibrahim.

Menurut Ibrahim, salah satu faktor eksternal yang menjadi perhatian investor adalah perkembangan hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara disebut menunjukkan kemajuan dalam pembicaraan tidak langsung yang berlangsung di Doha dengan fokus utama pada keamanan pelayaran di Selat Hormuz serta pembahasan pencairan dana milik Iran.

Pembicaraan tersebut menjadi sorotan pasar karena Selat Hormuz merupakan jalur strategis pengiriman minyak dunia. Stabilitas kawasan itu dinilai sangat menentukan pasokan energi global dan berpengaruh terhadap pergerakan harga minyak serta sentimen investor di pasar keuangan internasional.

Meski demikian, ketegangan belum sepenuhnya berakhir. Iran masih menegaskan keinginannya memperoleh pengakuan internasional atas kendalinya terhadap kawasan tersebut. Teheran juga berencana menerapkan kebijakan bea masuk terhadap pengiriman yang melintasi selat mulai pertengahan Agustus setelah masa transisi dalam perjanjian awal berakhir.

Di sisi lain, arus pelayaran kapal tanker dilaporkan mulai kembali normal. Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyatakan distribusi minyak melalui Selat Hormuz telah kembali mendekati kondisi sebelum konflik memanas, sehingga sedikit meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.

Pelaku pasar juga menaruh perhatian besar terhadap arah kebijakan moneter bank sentral AS atau Federal Reserve. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas perubahan kebijakan suku bunga pada pertemuan September masih menjadi salah satu indikator yang terus dipantau investor untuk menentukan arah investasi di pasar keuangan global.

Selain itu, sejumlah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan aktivitas. Data ADP mencatat penambahan tenaga kerja sektor swasta hanya mencapai 98 ribu pada Juni, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 113 ribu. Angka tersebut juga menurun dibandingkan pertumbuhan 122 ribu pada Mei.

Kinerja sektor manufaktur Negeri Paman Sam juga melemah. Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur turun menjadi 53,3 pada Juni dari 54,0 pada bulan sebelumnya. Data tersebut berada di bawah perkiraan pelaku pasar dan mengindikasikan perlambatan aktivitas industri.

Fokus investor kini tertuju pada rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang dijadwalkan diumumkan pada malam hari. Pasar memperkirakan penambahan tenaga kerja sekitar 110 ribu orang, sementara tingkat pengangguran diprediksi tetap bertahan di level 4,3 persen.

“Perhatian pasar saat ini beralih ke rilis data Nonfarm Payrolls AS nanti malam, dengan ekspektasi ekonomi AS akan meningkatkan angkatan kerjanya sebesar 110 ribu. Sementara Tingkat Pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah di 4,3 persen,” terang Ibrahim.

Dari dalam negeri, Ibrahim menilai sentimen terhadap Indonesia masih menghadapi tantangan yang cukup besar. Kepercayaan investor dinilai belum sepenuhnya pulih setelah muncul berbagai faktor yang membebani perekonomian nasional memasuki kuartal II tahun ini.

Beberapa faktor tersebut meliputi mencuatnya sejumlah kasus korupsi besar, kekhawatiran terhadap kondisi fiskal pemerintah, defisit neraca perdagangan Indonesia pada Mei, peningkatan inflasi, hingga penundaan keputusan penyedia indeks global MSCI terkait pasar modal Indonesia.

Tekanan juga datang dari sektor manufaktur. Data S&P Global menunjukkan Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia turun menjadi 46,9 pada Juni 2026. Angka tersebut menandakan aktivitas manufaktur masih berada dalam fase kontraksi karena berada di bawah ambang batas 50.

Penurunan PMI tersebut menjadi yang terdalam dalam satu tahun terakhir. Melemahnya permintaan menyebabkan pesanan baru kembali turun, sehingga volume produksi mengalami kontraksi terbesar sejak April 2025. Kondisi ini menunjukkan sektor industri masih menghadapi tantangan akibat perlambatan permintaan baik dari pasar domestik maupun ekspor.

Di sisi lain, lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings turut memberikan perhatian terhadap kondisi eksternal Indonesia. Fitch memperkirakan cadangan devisa Indonesia pada 2026 hanya cukup untuk membiayai sekitar 4,9 bulan kebutuhan pembayaran eksternal berjalan, sedikit di bawah median negara-negara dengan peringkat BBB yang mencapai lima bulan.

Menurut Fitch, penurunan cadangan devisa dipengaruhi oleh memburuknya terms of trade akibat kenaikan harga energi dunia, intervensi Bank Indonesia di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas rupiah, serta meningkatnya kewajiban pembayaran utang luar negeri.

Kombinasi sentimen global dan tantangan domestik tersebut diperkirakan akan terus menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu ke depan. Pelaku pasar pun masih menunggu berbagai data ekonomi penting, baik dari dalam negeri maupun Amerika Serikat, sebagai penentu arah perdagangan selanjutnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Melemah ke Rp17.918 per Dolar AS

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah kembali berada di zona merah pada awal perdagangan Rabu setelah terdepresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan mata uang domestik...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER