Bantuan Pangan Beras dari Presiden Upaya Mengatasi Lonjakan Harga di Sumba Barat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pada Rabu (2/10), Presiden Joko Widodo melakukan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada warga di Gudang Bulog Kampung Baru, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan di seluruh Indonesia serta mengendalikan inflasi, khususnya terkait dengan harga beras.

Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa penyaluran bantuan beras ini merupakan langkah yang direncanakan untuk menjaga stabilitas harga pangan.

- Advertisement -

“Ini kan sudah sesuai rencana, Agustus kemudian Oktober kemudian Desember dan kita harapkan ini bisa mengerem harga beras, karena kita intervensi lewat bantuan pangan beras. Selain itu, pasokan beras tidak ada masalah,” ungkap Presiden.

Sebagai informasi, Gudang Bulog Kampung Baru saat ini menyimpan stok beras sebanyak 1.292,54 ton. Dalam penyaluran tersebut, sebanyak 525 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dijadwalkan menerima bantuan beras. Program ini merupakan bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang telah berjalan sejak awal tahun.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, juga menekankan pentingnya langkah ini untuk mengurangi tekanan inflasi di sektor pangan.

- Advertisement -

“Penyaluran bantuan pangan beras ini secara langsung dapat mengurangi tekanan harga di pasar. Dengan adanya tambahan suplai beras dari pemerintah, stabilitas harga dapat terjaga, sehingga masyarakat khususnya kelompok penerima manfaat tidak terdampak oleh lonjakan harga yang berpotensi menambah beban ekonomi,” jelas Ketut.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi turut mengungkapkan bahwa upaya pemerintah melalui penyaluran bantuan pangan beras merupakan langkah strategis yang efektif dalam menekan laju inflasi, terutama di sektor pangan.

“Sejak awal tahun, kita telah mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan dengan berbagai langkah pengendalian, salah satunya melalui penguatan CPP. Melalui langkah distribusi beras yang masif, kita mampu menjaga stabilitas harga beras di pasar, yang menjadi komoditas utama dalam penghitungan inflasi,” ujar Arief.

Sampai saat ini, pemerintah telah menyalurkan lebih dari 1,5 juta ton beras dalam tiga tahap. Pada tahap pertama (Januari-Maret 2024), sebanyak 659.131 ton beras didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia. Pada tahap kedua (April-Juni 2024), penyaluran mencapai 653.356 ton, dan pada tahap ketiga (Agustus 2024), total penyaluran telah mencapai 218.171 ton.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pemerintah dapat terus menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan inflasi, serta meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi yang berisiko terkena dampak lonjakan harga pangan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Atletico Madrid Tekuk MU 2-0

JCCNetwork.id-Atletico Madrid mengalahkan Manchester United dengan skor 2-0 dalam pertandingan Liga Champions di Stadion Metropolitano, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01
Video thumbnail
Pasca Putusan MK Soal Peradilan Militer, Begini Reaksi Jenderal Maruli #shorts #trending
01:04
Video thumbnail
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Tugas Penting Prof Satyawan Pimpin Badan Pengelola Gambut
09:05

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER