Shin Tae-yong Beberkan Alasan Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membeberkan alasannya menumpuk pemain naturalisasi selama melatih skuad Garuda. Bahkan, tak segan pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan itu mencari bibit-bibit baru dari berbagai negara untuk dinaturalisasi dalam timnas Indonesia.

Seperti diketahui, bahwa kebijakan naturalisasi ini bukan hal yang baru dalam sejarah sepak bola di tanah air. PSSI sebagai induk sepak bola Indonesia sudah melaksanakan kebijakan naturalisasi itu sejak tahun 2010 lalu hingga saat ini.

- Advertisement -

Adapun alasannya jelas, bahwa PSSI ingin meningkatkan prestasi dari timnas Indonesia di mata dunia kususnya di bidang olahraga.

Pun juga, naturalisasi pemain timnas menjadi salah satu alasan pelatih kelas dunia itu mau melatih timnas Indonesia.

Perlahan, ia mengubah kebijakan naturalisasi pemain itu untuk memperkuat skuad Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan selang beberapa waktu melatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyasar nama-nama yang saat ini sudah dinaturalisasi.

- Advertisement -

Nama-nama tersebut diantaranya, Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Rafael Struick dan Ivar Jenner. Adapun kebijakan naturalisasi tersebut bakal panjang untuk mempekuat timnas Indonesia.

Pasalnya, ada tiga nama berikutnya yang dalam proses naturalisasi yakni Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Jay Idzes.

Shin Tae-yong juga menggabungkannya dengan satu pemain keturunan lagi yang sudah ngetop di Liga 1 Indonesia, misalnya Marc Klok yang jadi langganan Timnas Indonesia.

Pelatih Shin Tae-yong pun menjelaskan alasannya kepana ia memilih untuk mengambil pemain-pemain top eropa.

Pasalnya, saat ia datang pertama kalinya dan melihat timnas Indonesia memiliki masalah besar.

Salah satunya adalah para pemain timnas merasa sudah kalah lebih dulu sebelum bertanding, apalagi melawan tim yang lebih kuat.

Olehnya, Shin Tae-yong mengambil keputusan itu untuk memperbaiki keterbatasan tersebut.

“Mungkin Indonesia bisa tampil sebagai kuda hitam di Piala Asia ini. Kekurangan dari pemain-pemain Indonesia yang ada adalah mereka agak tenggelam dalam rasa kekalahan dibandingkan masalah skill,” kata Shin Tae-yong dilansir JCCNetwork.id dari Best Eleven.

“Banyak pemain timnas naturalisasi yang menghapus kekurangan tersebut. Jadi bisa dibilang Indonesia menjadi tim yang jauh lebih menakutkan dari sebelumnya,” jelasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Sekjen PBB Kunjungi Indonesia, Bahas Perdamaian Dunia

JCCNetwork.id- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 17–19 September. Agenda tersebut mencakup pembahasan penguatan hubungan kerja...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Menko Polkam Beberkan 97 Perusahaan Terkait Karhutla Sebut Sudah Diproses Hukum
08:52
Video thumbnail
Malaysia Ajak ASEAN Protes Indonesia soal Kabut Asap, Begini Respons Pemerintah
09:38
Video thumbnail
Kenapa Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional? Ini Penjelasan Menko Polkam #shorts #trending
00:49
Video thumbnail
Kenapa Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional? Ini Penjelasan Menko Polkam
09:15
Video thumbnail
Karhutla Disorot Malaysia, Ini Kata Tito #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Peluk Mahasiswa Anak Yatim, Ternyata Punya Kerjaan Sampingan #shorts
01:33
Video thumbnail
Menko Polkam Sampaikan Situasi Terkini, Begini Kondisi Keamanan Indonesia
17:39
Video thumbnail
Bikin Haru! Mentan Amran Peluk Mahasiswa S2 Anak Yatim, Beri Dukungan Penuh
09:50
Video thumbnail
Momen Jenderal Maruli Resmi Emban Tanggung Jawab Kepala BNPPDT
08:17
Video thumbnail
KPK Beberkan Peran Eks Kepala BNPB dalam Kasus Dana Bencana
18:52
Video thumbnail
Momen Prabowo Sambut Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
01:34
Video thumbnail
Blak-blakan Bahlil Ungkap Keimanan Ketua Umum PIKI Sekaligus Menteri Ara Naik Tiga Derajat
09:27
Video thumbnail
Aturan Prajurit TNI Diadili di Peradilan Militer Berubah Ada Batas Waktu 2 Tahun untuk Berbenah
10:03
Video thumbnail
JPPI: Program MBG Harus Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, Petani hingga Peternak Wajib Diberdayakan
09:32
Video thumbnail
Nusron Wahid Dua Kali Tak Hadir Pemeriksaan KPK, Bakal Dijemput Paksa? Ini Kata KPK
09:14
Video thumbnail
JPPI Minta Keamanan Pangan MBG Diperketat, Evaluasi Dapur SPPG Harus Rutin #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Keamanan MBG Tak Bisa Ditawar, JPPI Minta Dapur SPPG Wajib Dievaluasi Tiap Bulan
08:53
Video thumbnail
Tong Biru Penyimpan Rp934 Juta di Kasus OTT Bupati Klaten Dipamerkan KPK
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER