Modus Hanyutkan Ganja Lewat Sungai Terungkap, Jaringan Aceh-Sumut Dibongkar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Bareskrim Polri memusnahkan ladang ganja raksasa seluas 51,75 hektare yang tersebar di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser dan perbukitan Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Dalam operasi tersebut, polisi memusnahkan 1.987.200 batang ganja dengan berat total mencapai 388,14 ton.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan pemusnahan dilakukan setelah temuan ladang ganja di tiga kecamatan: Blangkejeren, Putri Betung, dan Pining.

- Advertisement -

“Dari pengungkapan tersebut, berhasil diamankan 1.987.200 batang pohon ganja dengan berat total 388,14 ton,” kata Eko kepada wartawan, Kamis (20/11/2025).

Jika dihitung dalam bentuk ganja kering, barang haram yang dimusnahkan itu setara 155,2 ton. Eko menyebut jumlah tersebut berpotensi membahayakan 465.768.000 jiwa jika berhasil diedarkan.

Berdasarkan estimasi harga pasar sekitar Rp4 juta per kilogram, nilai barang bukti yang dimusnahkan mencapai Rp621,024 miliar.

- Advertisement -

Temuan ladang ganja ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua kurir jaringan pengedar narkoba di Deli Serdang, Sumatra Utara, yakni Suryansyah (35) dan Hardiansyah (38). Dari mereka, penyidik menelusuri pola distribusi ganja yang telah dipanen.

Modus para pelaku terbilang rapi. Setelah dipanen, ganja dijemur lalu dikemas dalam karung. Paket itu kemudian disembunyikan di semak-semak dekat aliran sungai.

“Apabila ada pemesanan, ganja dihanyutkan melalui sungai dan ditampung oleh kurir yang sudah menunggu,” ungkap Eko.

Setelah itu, ganja dikemas ulang per kilogram atau per bal sebelum dikirim ke pemesan.

Polisi belum mengungkap sudah berapa lama ladang ganja ini beroperasi. Namun, Eko memastikan pihaknya masih memburu pemilik lahan tersebut.

“Iya, pelaku masih dicari,” ujarnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Emas Antam Melemah

JCCNetwork.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada Jumat (2/10/2026).Pelemahan kali ini sebesar Rp5.000 per gram, sehingga harga...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan, Prabowo Akui Punya Darah Indonesia Timur,: Sekali Hatinya Dipegang, Setia Sampai Mati
08:31
Video thumbnail
Momen Prabowo Panggail Gubernur Sherly, Tepuk Tangan Menggema: Pemilu Masih Lama
08:26
Video thumbnail
DPR Soroti Pengelolaan Aset Rampasan: Jangan Sampai Niat Merampas Ujungnya Jadi Ampas
08:47
Video thumbnail
Momen Prabowo Bercanada ke Luhut: Roda Berputar, Saya Sekarang Komandan Beliau
08:43
Video thumbnail
Resmi Ada Aturan Baru Ojol, Tarif hingga Layanan Pengiriman Barang Kini Diatur
12:01
Video thumbnail
DPR Ingatkan Polisi, Jangan Sampai Jadi Korban Perusahaan
09:28
Video thumbnail
Bikin Laporan ke 9 Hakim MK, Pengadu Justru Ditanya Ketua MKMK Status Anda Apa?
09:30
Video thumbnail
Biaya Haji 2027 Makin Ringan, Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Bahas Biaya Haji 2027, Dasco Lempar Candaan: Semua Sepakat Turun, Kecuali Kementerian Haji
09:15
Video thumbnail
Gibran Buka Suara soal Putusan MK #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Kabar Baik, Subsidi Rp3 Juta dari Prabowo Bikin Biaya Haji 2027 Makin Ringan
08:28
Video thumbnail
Momen Tak Terduga, Lampu Ruangan DPR Mati Saat Bahas RUU Perampasan Aset
09:25
Video thumbnail
Momen Zulhas Sebut Charly Van Houten di Acara PAN, Langsung Disambut Sorakan
08:43
Video thumbnail
MKMK Cecar Pengadu Soal Mana Bukti 9 Hakim MK Diiming-imingi Denny Indrayana
08:07
Video thumbnail
Hakim Liliek Dibuat Heran, Pemohon Klaim Kuliah Usai SMP Tanpa Ijazah SMA
08:03
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Rencana Baru, BNN Bakal Berganti Nama #shorts #trending
01:13
Video thumbnail
Prabowo Tegas Berantas Narkotika, Nama BNN Bakal Berganti Jadi BNPN
09:15
Video thumbnail
Satgas PKH Selamatkan Rp52 Triliun, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat #shorts #trending
01:55
Video thumbnail
Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat untuk Satgas PKH
10:08
Video thumbnail
Usai Putusan MK, Suhartoyo Tegur Kubu Gibran: Diam Dulu
09:37

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER