Gaya Komunikasi “Ceplas-Ceplos” Dorong Pemulihan Kepercayaan ke Pemerintah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kepercayaan publik terhadap pemerintah mulai pulih. Hal itu tercermin dari peningkatan Indeks Kepercayaan Konsumen kepada Pemerintah (IKKP) yang dirilis oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Berdasarkan data yang disampaikan Purbaya pada Senin (27/10), IKKP naik signifikan ke level 130,6 pada Oktober 2025, dibandingkan 117,3 pada bulan sebelumnya.

- Advertisement -

“Pada Juli, Agustus, dan September, indeks terus menurun hingga ke titik terendah, di saat itu pula banyak terjadi demonstrasi. Namun, setelah kami menerapkan sejumlah kebijakan yang mungkin dinilai drastis, sentimen masyarakat terhadap pemerintah mulai membaik,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, pemulihan kepercayaan masyarakat tidak lepas dari perbaikan kinerja ekonomi nasional dalam beberapa bulan terakhir.

“Ketika ekonomi memburuk, masyarakat cenderung kecewa dan mengekspresikannya lewat aksi protes. Tapi ketika ekonomi mulai membaik, kepercayaan mereka pun meningkat,” katanya.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Purbaya menilai gaya komunikasinya yang kerap disebut ceplas-ceplos justru membawa dampak positif terhadap persepsi publik.

Ia menyebut pendekatan komunikatif tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pertumbuhan ekonomi dapat terakselerasi pada kuartal IV tahun ini.

“Saya hanya menjalankan arahan Presiden, bahkan dengan versi yang lebih halus. Kita butuh percepatan ekonomi di triwulan IV, dan sekarang tanda-tandanya mulai terlihat. Saya berharap ke depan hasilnya lebih baik lagi,” tuturnya.

Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan kebijakan pemerintah menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi.

Hal ini tercermin dari peningkatan pertumbuhan kredit perbankan serta penjualan ritel, berdasarkan data Bank Indonesia (BI).

BI mencatat, pertumbuhan kredit perbankan pada September 2025 mencapai 7,7 persen, naik tipis dibandingkan 7,56 persen pada Agustus 2025.

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai penempatan dana pemerintah di sektor perbankan turut mendorong peningkatan jumlah uang beredar di masyarakat.

Pertumbuhan uang primer (M0) adjusted tercatat 18,58 persen year-on-year (yoy) pada September 2025, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan M0 non adjusted sebesar 13,16 persen yoy.

Uang primer adjusted merupakan indikator yang telah memperhitungkan dampak penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan di BI akibat pemberian insentif likuiditas makroprudensial (KLM).

Dengan berbagai indikator ekonomi yang menguat, pemerintah optimistis tren pemulihan kepercayaan publik akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Persija Hadapi Jadwal Padat Oktober

JCCNetwork.id — Persija Jakarta akan menghadapi periode padat pada Oktober 2026.Tim berjuluk Macan Kemayoran itu dijadwalkan melakoni lima pertandingan Super League 2026/2027 dalam rentang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Denny Indrayana Sebut Jalur MK Jadi Cara Cepat dan Mudah Berhentikan Gibran
11:20
Video thumbnail
Bedah Putusan MK soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana Sebut Hakim Terbagi Dua Kelompok
13:42
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa Berat dengan Hasil Gugatan Ijazah Gi
09:09
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Pegawai Ketahuan Merokok saat Jam Kerja, Panggil Atasanmu
11:05
Video thumbnail
Siap Pasang Badan, Mentan Amran Tak Mau Peternak Berjuang Sendirian
09:27
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya
09:29
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama #shorts #trending
01:12
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama
07:13
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa soal Gugatan Ijazah Gibran
01:29
Video thumbnail
Anggaran Pendidikan Rp824 Triliun, Suahasil Jelaskan soal Sekolah hingga Kuliah Gratis
09:23
Video thumbnail
Lapas Kelebihan Penghuni, Pemerintah Lirik Pulau Kosong Jadi Tempat Rehabilitasi Napi Narkoba
09:38
Video thumbnail
Berkelakar di Sidang MK, Arsul Sani Sentil Sarjana Tanpa Ijazah SMA: Sekolah Ada, Ijazah Tidak
09:53
Video thumbnail
Yusril Persilakan Aparat Usut Kalapas Cibinong hingga Dirjen PAS, Bisa Berujung Pidana?
11:48
Video thumbnail
Menkeu Suahasil Puji BGN, Tata Kelola Program MBG Kini Makin Tertib
09:02
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, Kalau Sudah Pegang Podium, Bisa Pidato Sampai 3 Jam #shorts
01:56
Video thumbnail
Yusril Tegaskan Presiden dan Wapres Gibran Atasan Kami #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Ngaku Bisa Pidato Sampai 3 Jam, Prabowo Bikin Kelakar: Jangan Kasih Saya Podium
08:46
Video thumbnail
Soal Bola Panas Wacana Pemakzulan Gibran, Begini Kata Yusril
13:12
Video thumbnail
Realisasi MBG Capai Rp153,2 T hingga September 2026, Ini Penjelasan Menkeu
09:12

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER