JCCNetwork.id- Kebakaran hebat menghanguskan sebuah pabrik konstruksi dan bahan bangunan di Jalan Bhayangkara, Pakujaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (15/9/2025) malam. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu dengan cepat membesar karena material pabrik yang mudah terbakar.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangsel, Cecep Iswadi, menjelaskan sedikitnya 100 personel gabungan dari tiga wilayah dikerahkan untuk mengendalikan api.
“Semua personel 100 orang dengan 13 armada mobil damkar Tangsel ditambah 3 unit dari Kabupaten Tangerang dan 4 unit dari Kota Tangerang,” ujar Plt Kasie Sapras Damkar Tangsel, Cecep Iswadi, di lokasi kejadian.
Petugas menghadapi kesulitan selama proses pemadaman karena banyaknya bahan mudah terbakar, terutama paralon yang membuat api terus berkobar. Upaya pemadaman dilakukan dengan penyemprotan air bertekanan tinggi yang diperkuat dengan foam agar api cepat padam. Setelah hampir tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dilokalisir dan tidak merambat ke bangunan lain di sekitar pabrik.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat Polsek Serpong.
Polisi telah memasang garis pembatas di area pabrik untuk mengamankan lokasi dan mencegah masyarakat masuk. Warga sekitar yang sempat panik pun kini mulai tenang setelah api berhasil dijinakkan.
Kejadian ini menambah daftar peristiwa kebakaran yang kerap terjadi di kawasan industri Tangerang Selatan, yang sebagian besar dipicu oleh korsleting listrik. Pemerintah daerah mengimbau pemilik pabrik dan gudang untuk memperketat standar keamanan listrik serta penyimpanan material mudah terbakar.
























