Tragedi di Puncak Cartenz: Dua Pendaki Meninggal, Fiersa Besari Selamat dari Cuaca Ekstrem

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.Id –Ekspedisi menuju Puncak Cartenz, Papua, yang seharusnya menjadi perjalanan penuh tantangan dan keindahan alam, berubah menjadi duka mendalam. Dua pendaki, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono, kehilangan nyawa akibat kondisi cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut.

Di antara para pendaki yang ikut dalam rombongan, terdapat nama penyanyi dan penulis ternama, Fiersa Besari. Sosok yang dikenal dengan lagu-lagu penuh makna ini sebelumnya telah mengumumkan rehat dari dunia musik. Namun, siapa sangka, perjalanan pendakiannya ke salah satu titik tertinggi di Indonesia berujung pada insiden tragis.

- Advertisement -

Tragedi ini terjadi pada 1 Maret 2025, ketika rombongan ekspedisi yang terdiri dari 12 pendaki, termasuk Elsa dan Lilie, sedang melakukan perjalanan turun dari Puncak Cartenz. Kedua pendaki tersebut berasal dari Jakarta dan Bandung serta merupakan bagian dari tim yang berambisi menaklukkan salah satu puncak tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut.

Namun, kondisi alam berkata lain. Cuaca ekstrem yang ditandai dengan suhu yang sangat dingin, hujan salju, serta angin kencang menjadi tantangan berat bagi para pendaki. Beberapa dari mereka mengalami gejala hipotermia akibat paparan suhu rendah yang tak tertahankan. Sayangnya, Elsa dan Lilie tidak dapat bertahan dalam kondisi tersebut dan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Sementara itu, Fiersa Besari dan tujuh pendaki lainnya berhasil selamat. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pelantun lagu Garis Terdepan tersebut mengenai kejadian memilukan ini.

- Advertisement -

Meski tidak memberikan pernyataan langsung, Fiersa Besari mengunggah sebuah Instagram Story yang menggambarkan kesedihannya.

Dalam unggahan tersebut, ia hanya menyertakan latar belakang gelap dengan simbol hati yang patah. Unggahan itu juga dilengkapi dengan lagu Now At Last dari Feist, sebuah pilihan musik yang seolah mencerminkan duka mendalam atas kepergian dua rekannya dalam ekspedisi ini.

Berita duka ini pertama kali dibagikan oleh jurnalis Andreas Harsono melalui akun media sosial X miliknya. Andreas mengenal salah satu korban, Lilie Wijayanti Poegiono, sejak masa sekolahnya.

“Lilie adalah seorang desainer busana di Bandung, sementara Elsa bekerja sebagai dokter gigi di Jakarta. Keduanya merupakan alumni SMA Dempo Malang tahun 1984,” katanya dikutip Minggu (2/3/2024).

Pendakian ke Puncak Cartenz memang terkenal menantang. Selain medan yang sulit, faktor cuaca menjadi ancaman utama bagi para pendaki. Suhu di kawasan ini bisa turun drastis hingga di bawah nol derajat Celsius, terutama saat hujan salju turun. Jika tidak dilengkapi dengan persiapan yang matang dan perlengkapan yang memadai, risiko terkena hipotermia sangat tinggi.

Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh turun drastis hingga mengganggu fungsi organ vital. Gejalanya meliputi tubuh menggigil hebat, kebingungan, lemas, hingga kehilangan kesadaran. Dalam kondisi ekstrem, hipotermia bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Sayangnya, Elsa dan Lilie tidak mampu bertahan dari serangan hipotermia yang mereka alami. Tim ekspedisi dan pihak berwenang di lokasi telah berusaha memberikan pertolongan, namun kondisi cuaca yang sangat buruk membuat evakuasi menjadi sulit dilakukan dengan cepat.

Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiapan fisik, mental, serta perlengkapan yang memadai saat mendaki gunung, terutama di kawasan dengan cuaca ekstrem seperti Puncak Cartenz.

Kepergian Elsa dan Lilie meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta komunitas pendaki di Indonesia.

Banyak warganet yang turut menyampaikan belasungkawa atas insiden ini. Tak sedikit pula yang menunggu pernyataan dari Fiersa Besari mengenai pengalaman berat yang baru saja ia alami.

Perjalanan menuju puncak memang selalu menyimpan cerita, tetapi tak jarang pula membawa duka yang mendalam. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum menaklukkan tantangan alam yang tak bisa diprediksi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KRI Sriwijaya-100 Resmi Beroperasi

JCCNetwork.id-Presiden RI dijadwalkan menerima perwakilan Angkatan Laut Italia yang merupakan awak kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi, setelah kapal tersebut resmi berganti nama menjadi KRI...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Napi Kelas Sultan? Klaster Mewah Lapas Cibinong, Fortuner hingga Alphard Mejeng di Garasi
08:20
Video thumbnail
Prabowo Bicara di Depan Para Profesor, Akui Keberhasilannya Tak Lepas dari Bimbingan Pakar
08:10
Video thumbnail
Di Depan Profesor, Prabowo Klarifikasi Soal Tuduhan Tak Hormati Pakar
08:02
Video thumbnail
Momen Prabowo Catat Usulan Pakar, Setuju Bentuk Badan Khusus Pengelolaan Gambut
10:11
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar #shorts #trending
01:34
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Bicara Gibran Soroti Peluang Jadi Presiden #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Di Hadapan KAI, DPR Soroti Whoosh: Bikin Compang-Camping KAN?
09:48
Video thumbnail
Dipanggil Mendadak Prabowo ke Istana, Profesor Ini Kaget, Baru Pertama Kali
09:12
Video thumbnail
DPR Sentil Keras KAI, KRL Padat hingga Penumpang Berdesakan: Malu Kita Pak
09:36
Video thumbnail
Rocky Gerung di Depan Menkum Supratman, Inovasi Butuh “Otak yang Edan”
08:47
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden, Lalu Tunjuk Foto Prabowo: Hak Patennya di Sini
08:46
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar
08:01
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Tips Sukses ke Mahasiswa UIN Jakarta, Singgung Nama Steve Jobs hingga Jack Ma
12:39
Video thumbnail
Cari Solusi Atasi Karhutla, Presiden Prabowo Langsung Tanya Pakar, Langkah Terbaik Apa?
17:05
Video thumbnail
Ipoleksosbudhankamnas Diterapkan Radikal, Benarkah Isu Perampasan Aset Bisa Berubah?
10:20
Video thumbnail
Pemerintah Pastikan Investigasi Proses Pembebasan Bersyarat Bechi
03:51
Video thumbnail
Geger Ada Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Pemerintah Ingatkan Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
05:15
Video thumbnail
Game Theory Jadi Pisau Analisis Pakar, Mengapa Dikaitkan dengan RUU Perampasan Aset?
09:59
Video thumbnail
Prabowo Bikin Gebrakan Baru, Badan Pengelolaan Gambut, Begini Tugas dan Fungsinya
07:02
Video thumbnail
Begini Kronologi Ombudsman Bersitegang dengan Petugas Saat Cek Kamar Mewah di Lapas Cibinong
08:15

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Indonesia Juara Beregu Putra

Langkah Fadia/Joaquin Terhenti

Harga iPhone 2027 Berpotensi Naik

Kebakaran Landa Pasar Mobil Kemayoran