Prabowo Presiden, Jokowi Tetap Berpengaruh? Ini Kata Pengamat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sudah 10 hari pasca pelantikan Presiden Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, muncul diskusi mengenai pengaruh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahan baru ini. Peneliti senior dari Human Studies Institute (HSI), Syurya M. Nur menyampaikan analisisnya terkait peran dan dampak Jokowi terhadap pemerintahan Prabowo.

“Ya kami melihat intinya pemerintahan baru Presiden Prabowo ini menganut prinsip keberlanjutan, namun dengan otoritas penuh tetap berada di tangan Presiden Prabowo”, kata Syurya kepada wartawan (1/11).

- Advertisement -

Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo tampak mempertahankan beberapa kebijakan kunci dari masa pemerintahan Jokowi, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan agenda ekonomi.

“Hal ini mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan program yang sudah berjalan. Keberlanjutan menjadi kata kunci dalam pemerintahan Prabowo, di mana berbagai proyek besar yang sudah dirintis tetap dilanjutkan, seperti IKN Nusantara dan food estate”, jelasnya.

Namun, Ia juga melakukan analisisnya yang menekankan bahwa meskipun ada kesinambungan dalam kebijakan, otoritas dan arah strategis pemerintahan sepenuhnya berada di bawah kendali Presiden Prabowo.

- Advertisement -

“Keberlanjutan bukan berarti tanpa perubahan. Presiden Prabowo memiliki otoritas penuh untuk mengarahkan kebijakan sesuai visinya sendiri, termasuk dalam bidang pertahanan, ekonomi, dan hubungan internasional,” ujarnya.

memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menyoroti misalnya dalam kebijakan politik luar negerinya dengan niat Indonesia bergabung dalam BRICS.

“Kurang dari satu minggu setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto mengutus Menlu Sugiono hadir dalam KTT BRICS Plus di Kazan Rusia, untuk mengutarakan keinginan Indonesia bergabung dengan blok ekonomi yang berisikan negara-negara seperti Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan”, jelasnya.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul ini melanjutkan, bahwa keberadaan BRICS sendiri merupakan antitesa dari dominasi Barat. Dimana era Presiden Jokowi politik luar negeri Indonesia cenderung menunjukkan moderatifnya.

“Meskipun menurut Menlu Sugiono bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan pengejawantahan politik luar negeri bebas aktif, namun BRICS ini sendiri menjadi antitesa dari kejenuhan dominasi negara Barat, sehingga warna politik luar negeri kita lebih berani”, urainya.

Di sisi lain, komitmen pemberantasan korupsi, judi online dan narkoba juga menjadi langkah awal yang menggembirakan.

“Awalan yang cukup manis era pemerintahan Presiden Prabowo dengan melakukan berbagai penindakan 28 koruptor dalam kurang sebulan seperti mantan pejabat MA ZR dengan barang bukti tembus hingga lebih dari Rp. 1 trilyun dan intruksi tegas dalam pemberantasan judi dan masalah narkoba”, tandasnya.

Ia juga mengungkapkan, Presiden Prabowo juga diprediksi akan memperkenalkan inovasi kebijakan baru, terutama yang sejalan dengan visinya untuk memperkuat kedaulatan nasional dan pertahanan negara.

“Kita bisa mengharapkan perubahan yang lebih signifikan di sektor pertahanan dan ketahanan pangan, di mana Prabowo memiliki visi yang kuat dan terarah dalam komitmennya mewujudkan hal tersebut”, pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

SUGBK Siap Gelar Indonesia vs Thailand

JCCNetwork.id- Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebagai venue pertandingan final sekaligus upacara penutupan FIFA ASEAN Cup...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Denny Indrayana Sebut Jalur MK Jadi Cara Cepat dan Mudah Berhentikan Gibran
11:20
Video thumbnail
Bedah Putusan MK soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana Sebut Hakim Terbagi Dua Kelompok
13:42
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa Berat dengan Hasil Gugatan Ijazah Gi
09:09
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Pegawai Ketahuan Merokok saat Jam Kerja, Panggil Atasanmu
11:05
Video thumbnail
Siap Pasang Badan, Mentan Amran Tak Mau Peternak Berjuang Sendirian
09:27
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya
09:29
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama #shorts #trending
01:12
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama
07:13
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa soal Gugatan Ijazah Gibran
01:29
Video thumbnail
Anggaran Pendidikan Rp824 Triliun, Suahasil Jelaskan soal Sekolah hingga Kuliah Gratis
09:23
Video thumbnail
Lapas Kelebihan Penghuni, Pemerintah Lirik Pulau Kosong Jadi Tempat Rehabilitasi Napi Narkoba
09:38
Video thumbnail
Berkelakar di Sidang MK, Arsul Sani Sentil Sarjana Tanpa Ijazah SMA: Sekolah Ada, Ijazah Tidak
09:53
Video thumbnail
Yusril Persilakan Aparat Usut Kalapas Cibinong hingga Dirjen PAS, Bisa Berujung Pidana?
11:48
Video thumbnail
Menkeu Suahasil Puji BGN, Tata Kelola Program MBG Kini Makin Tertib
09:02
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, Kalau Sudah Pegang Podium, Bisa Pidato Sampai 3 Jam #shorts
01:56
Video thumbnail
Yusril Tegaskan Presiden dan Wapres Gibran Atasan Kami #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Ngaku Bisa Pidato Sampai 3 Jam, Prabowo Bikin Kelakar: Jangan Kasih Saya Podium
08:46
Video thumbnail
Soal Bola Panas Wacana Pemakzulan Gibran, Begini Kata Yusril
13:12
Video thumbnail
Realisasi MBG Capai Rp153,2 T hingga September 2026, Ini Penjelasan Menkeu
09:12

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER