Elektabilitas Ganjar Anjlok, Banyak Nyebrang ke Prabowo

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Elektabilitas Ganjar Pranowo anjlok drastis. Bahkan banyak eks pendukung Ganjar justru beralih mendukung Prabowo Subianto sebagai capres 2024.

Pengamat politik yang juga Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam, menilai ada banyak faktor yang menyebabkan elektabilitas Ganjar Pranowo merosot versi hasil survei beberapa waktu terakhir. Salah satunya, sikap Ganjar menolak Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

- Advertisement -

“Banyak faktor kenapa elektabilitas Ganjar turun. Susah untuk kembali naik,” kata Arif , Kamis (20/4/2023).

Selain itu, pendukung sepak bola di Indonesia yang jumlahnya bisa mencapai puluhan juta tersebut, kecewa dan mengalihkan suaranya kepada bakal calon lain. Salahsatunya Prabowo Subianto.

“Mereka mengalihkan dukungan kepada calon lain, termasuk Prabowo Subianto,” ungkapnya.

- Advertisement -

Sebelumnya, hasil survei Politika Research & Consulting (PRC) elektabilitas Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto meningkat 22,5 persen pada April 2023 dibandingkan Februari 2023 sebesar 18,9 persen.

Dalam survei yang sama elektabilitas Ganjar berada di level 20,2 persen pada April 2023 atau turun dari 21,3 persen pada Februari 2023, sedangkan elektabilitas Anies stagnan di tingkat 17,9 persen.

Sementara survei dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan Prabowo Subianto menduduki posisi teratas dalam perolehan elektabilitas sebagai calon presiden (capres) dibandingkan sembilan belas nama tokoh lainnya dengan capaian sebesar 22,2 persen.

Di posisi kedua Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan perolehan elektabilitas sebesar 19,8 persen, dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di posisi ketiga dengan elektabilitas 15,9 persen.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gibran Tegaskan Keselamatan Siswa di Tengah Kabut Asap

JCCNetwork.id- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meminta keselamatan dan kesehatan siswa menjadi pertimbangan utama dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di daerah yang terdampak...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Panggil Maba Yatim Piatu
08:04
Video thumbnail
Kapal Virgo Bawa 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa, Begini Nasib Para Penumpang
05:40
Video thumbnail
Bukan Sekadar Pidato, Mentan Amran Serahkan Rp150 Juta untuk Para Penghafal Al-Qur’an
10:22
Video thumbnail
Menta Amran Ungkap Cerita Ada yang Sampaikan ke Prabowo Jangan Pilih Dirinya Jadi Menteri
09:02
Video thumbnail
Kenapa Judol Belum Masukkan ke Dalam Daftar Tindak Pidana RUU Perampasan Aset?
04:35
Video thumbnail
Jangan Sampai Terjadi Korupsi di Dalam Dalam Proses Penindakan Korupsi
08:18
Video thumbnail
Apakah RUU Perampasan Aset Masih Perlu atau Tidak?
08:01
Video thumbnail
Momen Akrab, PM India Peluk Prabowo Saat Bertemu di KTT BRICS
08:50
Video thumbnail
Mentan Amran Dengar Cerita Maba Piatu, Spontan Rangkul dan Cari Ayahnya
08:16
Video thumbnail
Kesempatan Ditutup, Kontraktor Lokal Selalu Kalah dengan Pengusaha Luar
11:42
Video thumbnail
Momen Gagah Prabowo Berjalan di Karpet Merah Saat Hadiri KTT BRICS India 2026
08:44
Video thumbnail
DPR Prihatin Tata Kelola Kementerian PU Terlalu Banyak Rangkap Jabatan
16:41
Video thumbnail
4 Pagar Utama RUU Perampasan Aset
10:18
Video thumbnail
Mentan Amran Ceritakan Pengalaman Tegasnya, Manajer Pupuk Tak Layani Petani, Langsung Dicopot
08:47
Video thumbnail
Gandeng Orang Utan! Wapres Gibran Tinjau Dampak Karhutla di Kalimantan
05:44
Video thumbnail
Mahfud MD Buka Kartu Alur RUU Perampasan Aset Sampai Ribut dengan DPR
07:21
Video thumbnail
Suasana Hangat! Mahasiswa dan Diaspora Indonesia Sambut Kedatangan Prabowo di India
03:54
Video thumbnail
Momen Prabowo Disambut Tarian Bollywood Saat Tiba di India #shorts #trending
02:05
Video thumbnail
Khofifah Ceritkan Kembali Soal Pesawat Jokowi Tembus Asap Karhutla Kalimantan
09:05
Video thumbnail
Meriah! Tarian Bollywood Sambut Kedatangan Prabowo di India
02:19

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER