JCCNetwork.id- Persija Jakarta meraih kemenangan telak 5-1 atas Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027. Meski tampil dominan dan mencetak lima gol, kemenangan Macan Kemayoran tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai absennya dua pemain bertahan andalan mereka, Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino.
Kedua pemain itu tidak tercantum dalam daftar susunan pemain (DSP) Persija saat menghadapi Arema FC. Padahal, Ridho dan Yoshino selama ini menjadi bagian penting dalam memperkuat lini pertahanan tim ibu kota.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusan tidak memasukkan kedua bek tersebut dalam skuad pertandingan. Ia memastikan absennya Ridho dan Yoshino bukan disebabkan cedera serius.
Menurut Shin, keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fisik dan kebugaran pemain. Dengan jadwal kompetisi yang terus berjalan, pengelolaan kondisi pemain menjadi salah satu pertimbangan penting agar mereka dapat tampil maksimal pada pertandingan selanjutnya.
Shin juga membuka peluang bagi Ridho dan Yoshino untuk kembali memperkuat Persija dalam laga berikutnya. Absennya kedua pemain tersebut saat menghadapi Arema menjadi yang pertama bagi mereka sepanjang kompetisi Super League musim ini.
Kepastian bahwa kedua bek tidak mengalami cedera berat menjadi kabar positif bagi Persija. Kehadiran pemain dengan kemampuan bertahan yang solid tetap dibutuhkan untuk menjaga konsistensi tim dalam persaingan di papan atas klasemen.
Di sisi lain, kemenangan besar atas Arema memperlihatkan bahwa Persija masih mampu tampil efektif meskipun tidak diperkuat sejumlah pemain yang biasanya menjadi pilihan utama. Lini pertahanan dan sektor lainnya tetap dapat menjalankan peran masing-masing untuk mendukung permainan tim secara keseluruhan.
Selain Ridho dan Yoshino, perhatian juga tertuju kepada Shayne Pattynama yang kembali tidak terlihat dalam skuad Persija Jakarta. Bek kiri yang telah mencatatkan 17 penampilan bersama Timnas Indonesia itu belum sekalipun masuk skuad Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Shin Tae-yong tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan Pattynama belum mendapatkan tempat dalam skuad pertandingan. Ia hanya menegaskan bahwa Persija memiliki banyak pemain berkualitas yang dapat diandalkan untuk mengisi kebutuhan tim.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad Persija cukup ketat. Setiap pemain harus bersaing untuk memperoleh kesempatan tampil, sementara pelatih memiliki keleluasaan dalam menentukan komposisi tim berdasarkan kebutuhan pertandingan.
Saat menghadapi Arema FC, posisi bek kiri dipercayakan kepada Dony Tri Pamungkas. Pemain berusia 21 tahun itu mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan mendapatkan kesempatan bermain penuh sepanjang pertandingan.
Tidak hanya membantu menjaga keseimbangan di sektor pertahanan, Dony juga berkontribusi dalam membangun serangan Persija. Ia mencatatkan satu assist untuk gol ketiga Macan Kemayoran yang dicetak Stjepan Loncar.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Persija memiliki alternatif pemain yang dapat diandalkan ketika sejumlah nama utama tidak tersedia. Keputusan Shin menurunkan Dony juga memberikan kesempatan bagi pemain muda itu untuk menunjukkan kemampuannya di tengah persaingan kompetisi yang semakin ketat.
Kemenangan 5-1 atas Arema FC sekaligus memberikan dampak penting terhadap posisi Persija di klasemen sementara. Tambahan tiga poin membuat Macan Kemayoran mengoleksi 15 poin dan kembali menduduki peringkat pertama Super League 2026/2027.
Persija berhasil menggeser Dewa United Banten FC yang sebelumnya berada di puncak klasemen dengan raihan 14 poin. Keberhasilan merebut posisi teratas menjadi modal penting bagi tim asuhan Shin Tae-yong untuk menjaga momentum positif pada pertandingan berikutnya.
Meski demikian, persaingan di papan atas masih terbuka. Persija perlu mempertahankan konsistensi permainan dan mengamankan poin dalam setiap pertandingan agar tidak kehilangan keunggulan dari para pesaingnya.
Ujian berikutnya bagi Macan Kemayoran adalah menghadapi Persik Kediri. Persija dijadwalkan menjamu tim tersebut pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB.
Pertandingan itu menjadi kesempatan bagi Persija untuk mempertahankan posisi puncak klasemen sekaligus melanjutkan tren positif setelah membukukan kemenangan besar atas Arema FC.
Kembalinya Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino juga berpotensi menjadi salah satu hal yang dinantikan menjelang laga tersebut. Namun, keputusan mengenai susunan pemain tetap berada di tangan Shin Tae-yong, yang harus mempertimbangkan kesiapan fisik, kebutuhan taktik, serta kondisi seluruh pemain.
Dengan modal kemenangan telak dan koleksi 15 poin, Persija memiliki peluang untuk menjaga persaingan di jalur teratas. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa performa impresif saat menundukkan Arema bukan sekadar hasil satu pertandingan, melainkan bagian dari konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing sepanjang musim.
























