Rerie Dukung Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyambut positif langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang akan memberlakukan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di tingkat sekolah dasar (SD) mulai Tahun Ajaran 2027–2028. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sejak dini agar mampu bersaing di kancah global.

Lestari Moerdijat, yang akrab disapa Rerie, menilai pengenalan bahasa Inggris sejak jenjang dasar merupakan bagian dari arah pendidikan nasional yang visioner. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya sebatas penguasaan bahasa, tetapi juga upaya membentuk karakter generasi muda yang percaya diri, adaptif, dan berdaya saing.

- Advertisement -

“Kebijakan ini menunjukkan arah pendidikan nasional yang visioner. Pengenalan bahasa Inggris sejak dini bukan sekadar soal bahasa, tetapi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang percaya diri, adaptif, dan berdaya saing di tingkat internasional,” ujar Rerie melalui keterangan tertulis, Jumat, 24 Oktober 2025.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menilai pendekatan Kemendikdasmen yang menitikberatkan pada kemampuan komunikasi daripada sekadar tata bahasa sudah tepat. Pendekatan tersebut dinilai akan mendorong anak-anak untuk berani berbicara dan mengekspresikan diri tanpa takut melakukan kesalahan.

“Fokusnya bagaimana mereka mampu mengekspresikan gagasan dengan percaya diri,” ungkap Rerie.

- Advertisement -

Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Rerie menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada kesiapan guru. Ia menegaskan perlunya peningkatan kapasitas pendidik melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan agar implementasi program berjalan efektif di seluruh daerah.

“Negara harus memastikan adanya pelatihan dan pendampingan agar implementasinya efektif dan merata di seluruh Indonesia,” sebut Rerie.

Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah II itu menambahkan, kebijakan bahasa Inggris wajib di SD sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yang menempatkan penguasaan bahasa asing sebagai salah satu kompetensi utama generasi masa depan. Namun, ia mengingatkan bahwa penerapan kebijakan tersebut harus disertai persiapan matang di berbagai aspek, mulai dari kurikulum hingga sarana pembelajaran.

“Kebijakan ini positif, tetapi kesiapan di lapangan harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu memastikan bahwa semua sekolah dasar, termasuk di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), memiliki guru yang kompeten dan fasilitas pendukung yang memadai,” sebut Rerie.

Rerie juga mendorong Kemendikdasmen mempercepat program sertifikasi dan pelatihan bagi guru bahasa Inggris di jenjang SD. Tanpa tenaga pendidik yang mumpuni, ia khawatir kebijakan ini justru menimbulkan kesenjangan baru antara sekolah di perkotaan dan pedesaan.

Selain kesiapan guru, ia menekankan pentingnya penyusunan bahan ajar yang kontekstual dan sesuai dengan usia siswa SD. Menurutnya, proses belajar bahasa Inggris seharusnya dibuat menyenangkan dan komunikatif agar anak-anak tidak terbebani.

“Kita tidak ingin bahasa Inggris menjadi beban bagi anak-anak. Pendekatannya harus komunikatif dan menyenangkan agar bisa membentuk fondasi kemampuan berbahasa yang kuat,” ujar Rerie.

Rerie berharap, dengan penerapan yang matang dan merata, kebijakan ini akan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk berpartisipasi dalam percaturan global.

“Kebijakan ini harus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Rerie.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gara-Gara Korek Api Pelajar SMP Tewas di Bekasi

JCCNetwork.id- Tim gabungan Satreskrim Polres Metro Bekasi dan Polsek Sukatani menangkap RM, terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang pelajar SMP berinisial AM (15) di Kabupaten...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01
Video thumbnail
Pasca Putusan MK Soal Peradilan Militer, Begini Reaksi Jenderal Maruli #shorts #trending
01:04
Video thumbnail
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Tugas Penting Prof Satyawan Pimpin Badan Pengelola Gambut
09:05
Video thumbnail
Candaan Maruli Simanjuntak Ajak Wartawan Jalan-Jalan ke Pulau Terpencil Tak Berpenghuni
08:25
Video thumbnail
Menko Yusril Sesalkan Ada Kementerian yang Kerjanya Cuma Susun Aturan Enggak Selesai-selesai
12:56
Video thumbnail
Jenderal Maruli Respons Putusan MK soal Peradilan Militer, Hukuman Prajurit TNI Jauh Lebih Berat
10:20
Video thumbnail
Baru Dilantik Jadi Kepala BNPB, Kristomei Ungkap Perintah Prabowo Tangani Karhutla
08:46
Video thumbnail
Momen Zulhas Puji Bahlil Sebut Usia Lebih Muda, Kariernya Melaju Pesat
08:43
Video thumbnail
Prabowo Ubah Susunan Petinggi TNI, Tandyo dan Maruli Kini Bertukar Posisi #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Momen Khidmat di Istana, Prabowo Resmi Sematkan Tanda Jabatan Wakil Panglima TNI kepada Maruli
10:17
Video thumbnail
Prabowo Lantik Mayjen Kristomei Pimpin BNPB #shorts #trending
01:55
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Pahit: Dibully, Dilempar Batu, sampai Disebut Dajal Sunda
09:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER