KM Feronia Tenggelam, 1 Orang Masih Dicari

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kapal wisata tradisional KM Feronia tenggelam di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/10/2026). Insiden yang terjadi saat kapal melintasi pusaran arus laut tersebut menyebabkan satu orang belum ditemukan, sementara 29 orang lainnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

 

- Advertisement -

Kapal wisata jenis pinisi dengan tonase 51 gross ton (GT) itu membawa 30 orang, terdiri atas lima anak buah kapal (ABK) dan 25 penumpang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WITA ketika KM Feronia sedang berlayar di kawasan perairan Pulau Tatawa.

 

Saat melintasi area dengan pusaran arus, kapal dilaporkan mulai miring sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam. Kejadian tersebut memicu upaya penyelamatan terhadap seluruh orang yang berada di atas kapal.

- Advertisement -

 

Setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

 

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan proses penyelamatan melibatkan sejumlah kapal dan sarana evakuasi laut yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dukungan berbagai unsur tersebut membantu mempercepat proses pemindahan para korban dari lokasi kecelakaan menuju tempat yang aman.

 

“Satu orang masih dalam pencarian,” ujar Fathur.

 

Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan menggunakan empat sarana laut. Sebanyak 14 orang berhasil diselamatkan dengan bantuan speedboat Red Whale 2, sedangkan empat orang lainnya dievakuasi menggunakan speedboat Mac Cruise.

 

Selanjutnya, tujuh orang diselamatkan dengan rigid inflatable boat (RIB) milik Pos SAR Manggarai Barat. Sementara itu, empat orang lainnya berhasil dievakuasi menggunakan Sea Rider milik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo.

 

Dengan demikian, total 29 orang berhasil dievakuasi hingga pukul 18.00 WITA. Namun, satu orang lainnya masih belum ditemukan sehingga operasi pencarian terus menjadi prioritas tim SAR gabungan.

 

Fathur menegaskan bahwa upaya pencarian akan dilanjutkan berdasarkan rencana operasi yang telah disusun. Tim gabungan akan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal untuk menemukan korban yang masih hilang.

 

Hingga laporan terakhir, KM Feronia dipastikan telah tenggelam dan tidak lagi terlihat di permukaan laut. Kondisi tersebut membuat perhatian petugas kini terfokus pada pencarian satu orang yang belum ditemukan serta penanganan lanjutan terhadap para korban yang telah berhasil diselamatkan.

 

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal wisata yang beroperasi di kawasan perairan dengan kondisi arus yang dinamis. Penanganan kecelakaan laut membutuhkan respons cepat, koordinasi antarpersonel, serta dukungan sarana penyelamatan yang memadai untuk meminimalkan risiko terhadap penumpang dan awak kapal.

 

Meski sebagian besar orang di dalam KM Feronia telah berhasil dievakuasi, operasi SAR belum dapat dinyatakan selesai selama masih ada satu orang yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan dijadwalkan melanjutkan pencarian sesuai perkembangan situasi di lapangan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Skema Baru MDR QRIS Mulai Berlaku

JCCNetwork.id- Pelaku usaha yang menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) perlu menyesuaikan pengelolaan biaya transaksi setelah Bank Indonesia (BI) memberlakukan perubahan skema Merchant...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER