JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (2/4/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan empat kali peringatan dini tsunami. Langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur standar dalam merespons gempa besar.
“Jadi sudah ada empat kali peringatan dini tsumani,” kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama dikutip.
Sementara itu, Kapolresta Manado, Irham Halid, mengungkapkan bahwa gempa mengakibatkan runtuhnya Gedung Olahraga Koni Sario sehingga menimpa warga di sekitar lokasi kejadian. Sehingga menyebabkan korban meninggal yakni seorang wanita berusia 71 tahun yang sehari-hari berjualan di sekitar lokasi.
Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Utara. Selain korban jiwa, satu korban luka juga dilaporkan atas nama Hadi Setiawan (54).
“Beliau pada saat kejadian gempa berada di sekitar TKP dan pada bagian kaki beliau tertusuk benda tajam berupa paku yang merupakan bagian daripada puing-puing keruntuhan gedung Koni Sario,” ungkap Irham.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mencatat sejumlah bangunan mengalami kerusakan, termasuk gedung-gedung tinggi dan rumah sakit seperti Advent dan Siloam yang dilaporkan mengalami keretakan pada bagian dinding. Situasi di lapangan masih dalam proses pendataan dan penanganan lebih lanjut oleh otoritas setempat.


