Seorang Wanita  Tewas Diserang Tetangga Gegara Dituduh Tukang Santet

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Seorang perempuan di India, Kiran Devi (35), tewas setelah menjadi korban penyerangan brutal oleh sekelompok tetangganya. Aksi kekerasan tersebut diduga dipicu konflik antar keluarga yang berujung pada tuduhan praktik ilmu hitam.

Peristiwa tragis itu tidak hanya merenggut nyawa Kiran, tetapi juga menyebabkan sedikitnya dua orang lainnya mengalami luka berat. Korban luka diketahui merupakan suami Kiran, Naresh Choudhary, serta kerabat dekatnya, Lalita Devi dan seorang kakak ipar lainnya.

- Advertisement -

Berdasarkan keterangan keluarga korban yang dikutip dari DailyStar, Minggu (18/1), pelaku penyerangan diduga berjumlah empat orang, yakni Mukesh Chaudhary, Mahendra Chaudhary, Natru Chaudhary, dan Shobha Devi.

Para pelaku disebut menyerang korban menggunakan batu bata, batu, serta batang besi secara membabi buta.

Konflik bermula ketika anak dari salah satu terduga pelaku jatuh sakit. Rekha Devi, adik ipar korban, menjelaskan bahwa anak tersebut telah menjalani pemeriksaan medis dan didiagnosis mengalami gangguan pada otak. Namun, hasil medis tersebut justru memicu kecurigaan dan tuduhan dari warga sekitar.

- Advertisement -

Kiran Devi kemudian dituduh sebagai penyihir yang dianggap bertanggung jawab atas sakitnya anak tersebut. Tuduhan itu berkembang menjadi amarah massa hingga berujung pada aksi penyerangan fatal.

Seluruh korban sempat dilarikan ke rumah sakit sub-distrik untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena mengalami pendarahan serius, para korban dirujuk ke rumah sakit distrik.

Kiran Devi dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan.
Kepala Kepolisian Rajauli, Nawada, Ranjit Kumar, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyatakan bahwa konflik dipicu oleh perselisihan lama antara dua keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan. Akibat bentrokan tersebut, empat hingga lima orang dilaporkan mengalami luka-luka.

“Sejauh ini, tiga orang telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim forensik juga telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti,” ujar Ranjit Kumar.

Jenazah korban akan diserahkan kepada pihak keluarga setelah proses autopsi selesai. Kepolisian memastikan penyelidikan atas dugaan pembunuhan ini masih terus berlangsung guna mengungkap peran masing-masing pelaku serta motif secara menyeluruh.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Karhutla Sumbing dan Lawu Meluas, 790 Hektare Terbakar

JCCNetwork.id- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Sumbing di Jawa Tengah dan Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar terus meluas. Berdasarkan data...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Luhut Ungkap Prabowo Setuju Kajian DEN, Definisi Korupsi Bakal Diubah?
08:02
Video thumbnail
Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Terorisme Lingkungan, Siap Usut Sampai Tuntas #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Prabowo Tegas! Pembakar Hutan Disebut Terorisme Lingkungan, Diusut Sampai Tuntas
08:55
Video thumbnail
Bukan Sekadar Makan Gratis, DEN Ungkap MBG Bisa Dongkrak Motivasi Belajar Siswa #shorts #trending
01:46
Video thumbnail
DEN Sebut 95 Persen Penerima MBG Lebih Semangat Belajar jika Menu Enak dan Berkualitas
08:05
Video thumbnail
Bahlil Tak Kuasa Tahan Tawa Saat Prabowo Melempar Candaan, Nama Orang Fakfak Ikut Disinggung!
08:15
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa
08:36
Video thumbnail
Blak blakan Natalius Pigai Pamer Kemampuan Bisa Pidato 2 Jam
08:24
Video thumbnail
Momen Amran Puji Mahasiswi S2 PPL UGM, Berujung Apresiasi Riset Rp5 Juta dan Motor
08:14
Video thumbnail
Kang Dedi Mulyadi Buka Suara soal Etika Insinyur, Akibat Kesalahan Teknik Tak Boleh Dibiarkan!
08:11
Video thumbnail
Usai Bertemu Prabowo, Kepala OJK Kirim Pesan Tegas: Pelanggar Pasar Modal Siap Ditindak
10:08
Video thumbnail
Momen Hakim Arsul Sani Bahas UU KDRT di MK, Tampar Sekali Kok Bisa Kena Pidana 2 Tahun?
08:23
Video thumbnail
98 Kasus Kebakaran Hutan Diusut, Kapolri Segera Umumkan Tersangka #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Kapolri Tegas, 98 Kasus Karhutla Diusut, Tersangka Segera Ditetapkan
08:07
Video thumbnail
Sherly Tjoanda Tampak Bete Gegara Mau Jawab Kritik DPRD Maluku Utara, Malah Dilarang Bicara
09:52
Video thumbnail
Nanik Deyang Puji Prabowo, Bagikan Becak Listrik Sejak Sebelum Jadi Presiden
13:32
Video thumbnail
Pertalite RON 90 Disebut Minus, Bahlil Ungkap Stok BBM RI Cukup untuk 20 Hari
04:54
Video thumbnail
Imbas Gejolak Eropa, Menkeu Suahasil Ungkap Langkah Pemerintah Jaga Ekonomi Indonesia
11:52
Video thumbnail
Momen Prabowo Hormat Terakhir kepada Mendiang Jenderal Subagyo H.S.
02:38

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER