JCCNetwork.id- Sebuah perjalanan mudik lebaran yang seharusnya membawa kegembiraan dan kebersamaan berubah menjadi mimpi buruk bagi satu keluarga di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Mereka yang hendak menuju Bandung, Jawa Barat, harus menghadapi musibah keracunan AC mobil yang mengubah semuanya.
Delapan jiwa yang berada dalam kendaraan itu segera dilarikan ke rumah sakit setelah salah satu di antaranya meninggal dunia akibat kondisi yang kritis sebelum mendapat perawatan medis. Para korban mendapat perawatan di Rumah Sakit Ar Royyan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Tol Indralaya Prabumulih, tepatnya di KM 33 lajur Prabumulih-Indralaya. Keluarga itu, semula berasal dari Kabupaten Lahat dengan tujuan yang sama, mudik lebaran.
Dalam perjalanan, seorang penumpang mencium bau yang tidak lazim, seperti aroma petasan yang baru saja meledak. Tak berapa lama kemudian, seorang balita dalam mobil mulai mengalami kejang-kejang, memicu kepanikan di antara penumpang lainnya. Salah seorang dari mereka meminta untuk menepikan kendaraan.
Namun, saat mobil itu berhenti, semua penumpang tiba-tiba kehilangan kesadaran dan harus dilarikan oleh pihak Patroli Jalan Tol ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis yang mendesak.
Salah satu korban mengungkapkan bahwa setelah mencium bau aneh, anaknya tiba-tiba mengalami kejang hebat seperti orang kesurupan, diikuti dengan gejala pusing dan mual yang dirasakan oleh penumpang lainnya.
Ketika mereka akhirnya sadar, mereka sudah berada di rumah sakit, tanpa ingatan akan siapa yang membawa mereka ke sana.
“Semua pusing dan muntah-muntah,” ujar Iis Nurhayati, salah satu penumpang di mobil tersebut, Selasa (26/3/2024).
Kini, mobil yang menjadi saksi bisu tragedi tersebut telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
























