Karhutla Sumbing dan Lawu Meluas, 790 Hektare Terbakar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Sumbing di Jawa Tengah dan Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar terus meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, total luas lahan yang terdampak kebakaran di kedua kawasan gunung tersebut mencapai sekitar 790 hektare.

 

- Advertisement -

Perluasan kebakaran menjadi perhatian serius karena api masih menjalar di sejumlah titik, sementara petugas gabungan bersama relawan terus berupaya melakukan pemadaman dan mencegah kobaran meluas ke kawasan hutan lainnya.

 

Di Gunung Sumbing, kobaran api masih terlihat membara dengan kepulan asap tebal yang membubung tinggi. Kebakaran yang awalnya ditangani di wilayah Kabupaten Wonosobo itu dilaporkan telah merembet hingga Kabupaten Magelang dan Temanggung.

- Advertisement -

 

Sementara itu, kebakaran di Gunung Lawu menunjukkan peningkatan luas area terdampak yang cukup signifikan. Api yang menjalar di kawasan Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Blumbang, Kabupaten Karanganyar, kini telah membakar sekitar 490 hektare lahan dari total luas kawasan RPH yang mencapai 1.015 hektare.

 

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan luas lahan yang terbakar di Gunung Lawu meningkat tajam dibandingkan data sebelumnya.

 

“Luas lahan terbakar di Gunung Lawu telah mencapai 490 hektare dibandingkan sebelumnya seluas 200 hektare, ” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan, Kamis, 22 Oktober 2026.

 

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa upaya pengendalian api masih menghadapi tantangan di lapangan. Petugas harus melakukan pemadaman melalui berbagai metode untuk menekan penyebaran kobaran, baik menggunakan peralatan darat maupun bantuan operasi udara.

 

Pemadaman Gunung Lawu Dilakukan dari Darat dan Udara

 

BPBD Jawa Tengah bersama unsur terkait mengerahkan sejumlah metode pemadaman untuk mengatasi kebakaran di Gunung Lawu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyemprotan air menggunakan truk tangki ke titik-titik kebakaran yang dapat dijangkau petugas.

 

Namun, metode tersebut memiliki keterbatasan karena kondisi medan dan jangkauan penyemprotan tidak memungkinkan seluruh area terdampak dijangkau secara langsung.

 

Selain penyemprotan air, petugas juga melakukan pemadaman secara manual dengan memukul titik api menggunakan ranting. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengendalikan kobaran dan mencegah api merambat ke bagian kawasan hutan lainnya.

 

Operasi pemadaman melalui udara menggunakan metode pengeboman air atau water bombing juga terus dilakukan. Upaya tersebut telah berlangsung selama tiga hari hingga Rabu malam, 21 Oktober 2026.

 

Menurut Bergas, intensitas operasi pemadaman dari udara meningkat pada Rabu malam karena kondisi cuaca mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

“Sudah hari ketiga water bombing dilakukan, hingga malam ini paling banyak pengeboman karena tidak ada kendala cuaca,” tambahnya.

 

Dalam operasi tersebut, helikopter telah melakukan sembilan kali pengeboman air dengan total volume air yang dijatuhkan mencapai 18.000 liter.

 

Pengerahan helikopter diharapkan dapat membantu menjangkau titik-titik api yang sulit ditangani melalui jalur darat. Meski demikian, upaya tersebut belum memberikan hasil yang signifikan karena kobaran api masih menjalar di sejumlah bagian kawasan Gunung Lawu.

 

Kondisi itu membuat operasi pemadaman harus terus dilanjutkan dengan mengombinasikan berbagai metode sesuai dengan kondisi medan dan perkembangan kebakaran.

 

Gunung Sumbing Terbakar Sekitar 300 Hektare

 

Selain Gunung Lawu, kebakaran di kawasan Gunung Sumbing juga masih menjadi perhatian BPBD Jawa Tengah. Api dilaporkan meluas dari wilayah Kabupaten Wonosobo hingga memasuki kawasan Kabupaten Magelang dan Temanggung.

 

Bergas menyebutkan, luas lahan yang terbakar di kawasan Gunung Sumbing mencapai sekitar 300 hektare.

 

Untuk mengendalikan kebakaran tersebut, ratusan personel gabungan dan relawan dari tiga kabupaten, yakni Wonosobo, Magelang, dan Temanggung, telah dikerahkan ke lokasi.

 

Petugas berupaya membatasi pergerakan api agar tidak semakin meluas. Koordinasi antardaerah juga diperlukan mengingat titik-titik kebakaran telah menjangkau wilayah administratif yang berbeda.

 

Pemerintah Kabupaten Wonosobo bahkan telah meningkatkan status kebencanaan daerah menjadi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan. Penetapan status tersebut menjadi langkah untuk memperkuat penanganan kebakaran yang masih berlangsung.

 

Dengan status tanggap darurat, penanganan diharapkan dapat lebih terfokus pada upaya pemadaman, pengerahan personel, serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan.

 

Operasi Water Bombing di Sumbing Masih Direncanakan

 

Berbeda dengan Gunung Lawu yang telah mendapatkan dukungan pemadaman melalui udara, penggunaan metode water bombing di Gunung Sumbing masih berada dalam tahap perencanaan.

 

Bergas menjelaskan, keterbatasan sarana dan prasarana serta ketersediaan pesawat menjadi sejumlah pertimbangan dalam menentukan pelaksanaan operasi tersebut.

 

Saat ini, dukungan pemadaman melalui udara masih dipusatkan di Gunung Lawu. Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran di Gunung Sumbing masih mengandalkan upaya petugas gabungan dan relawan di lapangan sembari menunggu perkembangan rencana penggunaan bantuan udara.

 

“Kalau pemadaman menggunakan sistem Walter bombing varinmasih direncanakan, karena mengingat keterbatasan sarana prasarana dan pesawat digunakan, saat ini masih berkonsentrasi di Gunung Lawu, ” tuturnya.

 

Belum tersedianya operasi water bombing di Gunung Sumbing menjadi salah satu tantangan dalam menangani kebakaran yang telah meluas ke beberapa wilayah. Karena itu, upaya pembatasan api melalui jalur darat terus dilakukan oleh personel yang dikerahkan dari tiga kabupaten.

 

BPBD Jawa Tengah bersama pemerintah daerah dan unsur terkait masih berupaya mengendalikan kebakaran di kedua gunung tersebut. Perkembangan luas lahan yang terbakar menjadi perhatian utama, terutama di Gunung Lawu yang mengalami peningkatan dari 200 hektare menjadi 490 hektare.

 

Sementara itu, kebakaran di Gunung Sumbing membutuhkan penanganan lintas wilayah karena api telah menjalar hingga Kabupaten Magelang dan Temanggung.

 

Dengan luas lahan terdampak di kedua kawasan yang mencapai sekitar 790 hektare, percepatan pemadaman dan pembatasan penyebaran api menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas lebih jauh.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Rumah di Kapuk Muara, 110 Personel Dikerahkan

JCCNetwork.id- Kebakaran rumah melanda kawasan Gang Gabus Rawa Indah, RT 17/RW 4, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu dini hari, 21...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Momen Amran Puji Mahasiswi S2 PPL UGM, Berujung Apresiasi Riset Rp5 Juta dan Motor
08:14
Video thumbnail
Kang Dedi Mulyadi Buka Suara soal Etika Insinyur, Akibat Kesalahan Teknik Tak Boleh Dibiarkan!
08:11
Video thumbnail
Usai Bertemu Prabowo, Kepala OJK Kirim Pesan Tegas: Pelanggar Pasar Modal Siap Ditindak
10:08
Video thumbnail
Momen Hakim Arsul Sani Bahas UU KDRT di MK, Tampar Sekali Kok Bisa Kena Pidana 2 Tahun?
08:23
Video thumbnail
98 Kasus Kebakaran Hutan Diusut, Kapolri Segera Umumkan Tersangka #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Kapolri Tegas, 98 Kasus Karhutla Diusut, Tersangka Segera Ditetapkan
08:07
Video thumbnail
Sherly Tjoanda Tampak Bete Gegara Mau Jawab Kritik DPRD Maluku Utara, Malah Dilarang Bicara
09:52
Video thumbnail
Nanik Deyang Puji Prabowo, Bagikan Becak Listrik Sejak Sebelum Jadi Presiden
13:32
Video thumbnail
Pertalite RON 90 Disebut Minus, Bahlil Ungkap Stok BBM RI Cukup untuk 20 Hari
04:54
Video thumbnail
Imbas Gejolak Eropa, Menkeu Suahasil Ungkap Langkah Pemerintah Jaga Ekonomi Indonesia
11:52
Video thumbnail
Momen Prabowo Hormat Terakhir kepada Mendiang Jenderal Subagyo H.S.
02:38
Video thumbnail
Bahlil Beberkan Kondisi Stok BBM Nasional hingga Bali di Tengah Lonjakan Harga Minyak
05:02
Video thumbnail
Sidang Ijazah Gibran Berujung Aduan, Tukang Sumur Minta 9 Hakim Disanksi #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Rp3.923 Triliun di Era Prabowo, Jutaan Pekerja Terserap #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Era Prabowo Capai Rp3.923 Triliun, Jutaan Tenaga Kerja Terserap
15:48
Video thumbnail
Kapolri Blak-blakan Bongkar Dugaan Keterlibatan Pihak Asing di Balik Kasus Karhutla #shorts
00:57
Video thumbnail
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Airlangga-Suahasil Ungkap Kondisi Ekonomi RI
11:36
Video thumbnail
Kapolri Ungkap Dugaan Ada Pihak Asing Terlibat Kasus Karhutla
08:07
Video thumbnail
Menko Polkam dan Kapolri Segera Ungkap Korporasi Terduga Pelaku Karhutla
08:36
Video thumbnail
Ijazah Gibran Terus Disorot, Pelapor Heran Denny Indrayana Cs Tak Persoalkan Pendidikan Prabowo
09:18

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER