Dua Tahun Prabowo-Gibran, KPK Catat 36 OTT

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 36 operasi tangkap tangan (OTT) selama dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat dibandingkan 14 OTT pada dua tahun pertama periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni 2019–2021.

- Advertisement -

Berdasarkan data hingga 20 Oktober 2026, KPK melaksanakan 11 OTT sepanjang 2025 dan 23 OTT selama 2026.

Dari keseluruhan operasi tersebut, sebanyak 34 OTT dilakukan ketika Setyo Budiyanto menjabat Ketua KPK.

Peningkatan jumlah OTT turut menyoroti persoalan korupsi di pemerintahan daerah.

- Advertisement -

Sebanyak 19 kepala daerah hasil Pilkada 2024 dilaporkan terjaring OTT dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Padahal, pemerintah dan KPK telah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk memberikan pembekalan antikorupsi kepada kepala daerah melalui kegiatan retret pada Februari 2025.

Upaya tersebut ditujukan untuk memperkuat integritas pejabat daerah dan mencegah penyalahgunaan kewenangan.

Sejumlah kepala daerah yang terseret perkara korupsi antara lain Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, Gubernur Riau Abdul Wahid, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, serta Wali Kota Madiun Maidi.

Daftar tersebut juga mencakup Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dan sejumlah kepala daerah lainnya.

Perkara yang menjerat para pejabat daerah tersebut berkaitan dengan dugaan suap proyek, jual beli jabatan, pemerasan terhadap aparatur pemerintah daerah, hingga pengaturan temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Selain di daerah, OTT KPK juga mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam berbagai layanan publik.

Kasus-kasus tersebut mencakup pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan, pemeriksaan pajak, importasi barang, pengurusan izin tinggal warga negara asing, pelayanan pertanahan, hingga pengelolaan dana siap pakai untuk penanganan bencana.

Penanganan perkara juga menyentuh pejabat tinggi pemerintah.

Salah satunya adalah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, yang terseret perkara dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3.

KPK kaji program prioritas pemerintah
Di luar penindakan, KPK menjalankan langkah pencegahan korupsi melalui kajian terhadap program prioritas pemerintah. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada 2025, KPK melakukan kajian tata kelola MBG untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Hasil kajian tersebut mengidentifikasi delapan risiko dan menghasilkan delapan rekomendasi perbaikan.

Rekomendasi itu meliputi peninjauan mekanisme pemberian bantuan pemerintah, penyusunan sistem pelaporan dan verifikasi keuangan yang terstandar, serta penetapan indikator keberhasilan program yang terukur.

KPK juga sempat menyelidiki dugaan korupsi dalam program MBG.

Namun, penyelidikan tersebut dihentikan sementara agar tidak tumpang tindih dengan penanganan perkara oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Dalam perkembangan perkara tersebut, Kejagung menetapkan sejumlah tersangka, termasuk mantan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana serta dua mantan wakil kepala badan, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Setelah melakukan kajian terhadap MBG, KPK memperluas upaya pencegahan ke program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kajian tersebut diumumkan pada 13 Mei 2026.

“Kami ingin memastikan program unggulan tersebut dapat terwujud secara optimal, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin pada 13 Mei 2026.

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin mengatakan kajian itu bertujuan memastikan program prioritas pemerintah berjalan secara optimal, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan optimistis pemberantasan tindak pidana korupsi dapat berjalan dengan dukungan pemerintah.

“Optimistis pemberantasan tindak pidana korupsi bisa dilakukan dengan dukungan pemerintah yang sekarang,” kata Setyo.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan dukungannya terhadap penindakan korupsi.

Dalam program Presiden Menjawab yang disiarkan melalui kanal YouTube pribadinya pada 16 September 2026, Prabowo menegaskan KPK dapat menindak pihak-pihak yang didukung bukti keterlibatan dalam tindak pidana korupsi.

“Kamu ada bukti? Kalau ada bukti, silakan, saya bilang,” kata Prabowo dalam program “Presiden Menjawab” yang ditayangkan melalui kanal YouTube Prabowo Subianto pada 16 September 2026.

Meski penindakan terus berjalan, tingginya jumlah OTT dan keterlibatan kepala daerah menunjukkan bahwa upaya pencegahan korupsi masih menghadapi tantangan.

Penguatan pengawasan anggaran, transparansi pengadaan barang dan jasa, serta perbaikan tata kelola pelayanan publik menjadi bagian penting dalam menekan risiko korupsi di tingkat pusat maupun daerah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT Kasus BNPB

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Badan Nasional...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bahlil Beberkan Kondisi Stok BBM Nasional hingga Bali di Tengah Lonjakan Harga Minyak
05:02
Video thumbnail
Sidang Ijazah Gibran Berujung Aduan, Tukang Sumur Minta 9 Hakim Disanksi #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Rp3.923 Triliun di Era Prabowo, Jutaan Pekerja Terserap #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Era Prabowo Capai Rp3.923 Triliun, Jutaan Tenaga Kerja Terserap
15:48
Video thumbnail
Kapolri Blak-blakan Bongkar Dugaan Keterlibatan Pihak Asing di Balik Kasus Karhutla #shorts
00:57
Video thumbnail
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Airlangga-Suahasil Ungkap Kondisi Ekonomi RI
11:36
Video thumbnail
Kapolri Ungkap Dugaan Ada Pihak Asing Terlibat Kasus Karhutla
08:07
Video thumbnail
Menko Polkam dan Kapolri Segera Ungkap Korporasi Terduga Pelaku Karhutla
08:36
Video thumbnail
Ijazah Gibran Terus Disorot, Pelapor Heran Denny Indrayana Cs Tak Persoalkan Pendidikan Prabowo
09:18
Video thumbnail
Tukang Sumur Adukan 9 Hakim MK ke MKMK, Minta Diberi Sanksi Imbas Sidang Ijazah Gibran
10:10
Video thumbnail
Maruli Terima Tugas BNPPDT dari Tito, Ini Barisan Jenderal TNI-Polri yang Diperkenalkan
12:42
Video thumbnail
Menko Polkam Ungkap 97 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutla #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Menko Polkam Beberkan 97 Perusahaan Terkait Karhutla Sebut Sudah Diproses Hukum
08:52
Video thumbnail
Malaysia Ajak ASEAN Protes Indonesia soal Kabut Asap, Begini Respons Pemerintah
09:38
Video thumbnail
Kenapa Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional? Ini Penjelasan Menko Polkam #shorts #trending
00:49
Video thumbnail
Kenapa Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional? Ini Penjelasan Menko Polkam
09:15
Video thumbnail
Karhutla Disorot Malaysia, Ini Kata Tito #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Peluk Mahasiswa Anak Yatim, Ternyata Punya Kerjaan Sampingan #shorts
01:33
Video thumbnail
Menko Polkam Sampaikan Situasi Terkini, Begini Kondisi Keamanan Indonesia
17:39
Video thumbnail
Bikin Haru! Mentan Amran Peluk Mahasiswa S2 Anak Yatim, Beri Dukungan Penuh
09:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER