JCCNetwork.id- Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), Kanjeng Pangeran Norman menduga, penyokong dana para pendemo berkedok dugaan kecurangan pemilu memiliki uang yang cukup banyak dan berafiliasi dengan orang-orang yang berideologi Hisbut Tahrir Indonesia (HTI).
“Itu demo-demo uangnya dari mana? Coba lihat demo-demo uangnya enggak ada serinya itu,” kata Pangeran Norman dalam Podcast JCCNetwork.
Pangeran Norman memprediksikan bahwa demo-demo bakal terus berlanjut hingga proses pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih nanti. Pasalnya kelompok-kelompok berideologi HTI memang bertujuan untuk menggoyang keutuhan NKRI, dengan menunggangi isu dugaan kecurangan Pemilu 2024.
“Demo-demo ini pasti akan terus berjalan sampai dengan pelantikan presiden terpilih,” kata Norman.
Pangeran Norman menambahkan bahwa para kelompok berideologi HTI kebanyakan menyusup ke dalam barisan pasangan capres cawapres nomor 01. Namun ia meyakini bahwa aparat keamanan telah memiliki strategi khusus dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari para kelompok berideologi HTI tersebut.
“Jadi orang orang HTI itu banyak yang menyusup ke barisan kelompok 01,” tandas Pangeran Norman.
























