JCCNetwork.id- Satu tahun telah berlalu sejak Celine Dion mengumumkan perjuangannya melawan Stiff Person Syndrome, kelainan neurologis langka yang membuatnya terhenti dalam dunia tarik suara. Namun, berita terbaru yang disampaikan oleh saudara perempuannya, Claudette Dion, memberikan guncangan hebat kepada publik.
Claudette Dion mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan sang diva Grammy semakin memburuk. Bahkan, Celine Dion kini menghadapi kesulitan mengendalikan ototnya, menciptakan ketidakpastian mengenai apakah kita akan melihatnya kembali di atas panggung.
“Ada beberapa orang yang kehilangan harapan karena penyakit ini. Yang menyakitkan saya adalah dia selalu disiplin. Dia selalu bekerja keras,” kata Claudette Dion melansir dari laman Los Angeles Times, Rabu (20/12/2023).
Claudette juga berbagi harapan dan impian Celine Dion untuk kembali ke panggung, walaupun dirinya meragukan kemungkinan tersebut mengingat kondisi kesehatan yang terus memburuk.
“Memang benar, baik dalam mimpi kami maupun mimpinya, tujuannya adalah untuk kembali ke panggung. Dalam kapasitas apa? Saya tidak tahu,” kata Claudette Dion.
Stiff Person Syndrome, yang diderita oleh Celine Dion, merupakan salah satu dari hanya satu dari sejuta kasus sindrom langka ini. Mayo Clinic menjelaskan bahwa sindrom ini merupakan kelainan autoimun pada sistem saraf yang menyebabkan kekakuan otot parah dan progresif, serta kejang pada ekstremitas bawah dan punggung.
Sejak pengumuman diagnosisnya pada Desember 2022, Celine Dion telah membatalkan sejumlah pertunjukan dan bahkan tur dunia pada bulan Mei, sesuai dengan rilis resmi di situs webnya.
Claudette Dion memberikan gambaran lebih lanjut tentang gejala yang dialami oleh adiknya, menjelaskan bahwa sindrom ini menyebabkan kejang yang tidak mungkin dikendalikan, mirip dengan kram kaki atau betis pada malam hari, namun melibatkan semua otot.
Kurangnya metode pengobatan yang efektif untuk sindrom langka ini membuat keluarga Dion merasa terbatas dalam upaya penyembuhan. Dengan harapan, mereka meminta para peneliti untuk fokus pada penelitian penyakit ini guna menemukan obat yang dapat meredakan penderitaan Celine Dion dan menyelamatkan kebebasan seni bernyanyi dari salah satu bintang musik terbesar dunia.
























