Aktivitas Karangetang Meningkat, Warga Diminta Waspada

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang kembali meningkat dengan terjadinya luncuran lava pijar yang disertai suara gemuruh pada Rabu (1/4). Fenomena tersebut terpantau dari area puncak gunung api aktif yang berada di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengungkapkan hasil pengamatan visual menunjukkan adanya emisi asap putih dari kawah dengan variasi intensitas. Pada puncak bagian kanan terlihat asap tebal, sementara puncak kiri mengeluarkan asap putih dengan intensitas tipis hingga tebal.

- Advertisement -

“Visual pagi ini tampak asap putih tebal di puncak kanan, sementara di puncak kiri terlihat asap putih tipis hingga tebal yang disertai dengan terdengarnya bunyi gemuruh berskala sedang,” kata

Selain itu, aktivitas vulkanik juga ditandai dengan suara gemuruh berkekuatan sedang yang terdengar dari kawasan puncak. Kondisi ini mengindikasikan masih aktifnya pergerakan material magma di dalam gunung.

Luncuran lava dilaporkan terjadi secara sporadis dari kawah dua di puncak kiri. Material pijar tersebut mengalir dan menghantam dinding pemisah antara kawah kiri dan kawah utama. Dampak dari peristiwa itu memunculkan kepulan asap putih memanjang di tubuh gunung akibat guguran lava yang bersentuhan dengan lereng.

- Advertisement -

Meski aktivitas lava masih berlangsung, pemantauan sementara menunjukkan bahwa aliran lava belum mengalami perkembangan signifikan. Ujung aliran tercatat berada pada jarak sekitar 1,2 kilometer dari puncak dan belum memperlihatkan peningkatan secara visual.

Pihak Badan Geologi menyatakan terus melakukan pengawasan intensif terhadap aktivitas kegempaan dan dinamika permukaan gunung guna mendeteksi potensi peningkatan aktivitas yang dapat membahayakan warga.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng serta wisatawan diimbau meningkatkan kewaspadaan. Otoritas juga meminta warga untuk tidak beraktivitas di zona berbahaya yang berpotensi terdampak aliran lava maupun awan panas, serta mematuhi batas radius aman yang telah ditetapkan pemerintah.

“Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi radius aman yang telah ditetapkan, serta tidak melakukan aktivitas di area pemukiman yang masuk dalam zona rawan aliran lava dan awan panas,” katanya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Disambut Taruna RI di Tokyo

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto disambut diaspora Indonesia serta para pelajar dan taruna saat tiba di hotel tempatnya bermalam di Tokyo, Jepang, Minggu (29/3/2026) malam....

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER