JCCNetwork.id- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan ajang FIFA Series di Indonesia yang dinilai berlangsung lancar dan sukses. Penyelenggaraan turnamen tersebut disebut menjadi momentum penting bagi peningkatan kepercayaan internasional terhadap sepak bola nasional.
“Ya, saya terima kasih sama FIFA, sama Presiden Gianni. Dan tadi juga alhamdulillah banyak juga menteri yang hadir untuk support. Sama pertanyaannya mudah-mudahan dengan penyelenggaraan FIFA Series ini, kita juga diberi kesempatan sama FIFA kalau ada turnamen FIFA lagi yang lain, ya kita dicoba lagilah.” kata Menpora, Erick Thohir, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurut Erick, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan federasi sepak bola dunia, turut berkontribusi dalam kelancaran agenda tersebut. Ia juga mengungkapkan harapan agar Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah turnamen serupa di masa mendatang.
Dalam aspek pertandingan, Erick menilai performa Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan positif meskipun harus mengakui keunggulan Timnas Bulgaria. Laga melawan tim Eropa tersebut dianggap memberikan pengalaman berharga bagi skuad Garuda untuk meningkatkan daya saing di level internasional.
Erick menegaskan, kualitas permainan yang ditampilkan para pemain mencerminkan adanya peningkatan signifikan, terutama dalam hal organisasi permainan dan mental bertanding. Ia menyebut tim nasional kini mulai mampu tampil lebih kompetitif saat menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.
Selain itu, Erick juga memberikan perhatian khusus terhadap kinerja pelatih John Herdman. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia dinilai mengalami perubahan yang cukup nyata, baik dari segi strategi maupun pola permainan di lapangan.
Transformasi tersebut terlihat dari permainan tim yang lebih terstruktur dan solid, serta kemampuan beradaptasi yang lebih baik dalam menghadapi tekanan dari lawan. Hal ini dinilai menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi kompetisi internasional ke depan.



