JCCNetwork.id- Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, meresmikan proyek besar senilai 1,7 miliar dolar AS (sekitar Rp27,5 triliun) yang bertujuan membangun kanal menghubungkan Sungai Mekong ke Teluk Thailand.
Proyek ini, yang diberi nama Kanal Funan Techo, diharapkan dapat memperkuat kemandirian politik Kamboja di sektor transportasi air tanpa merusak lingkungan dan aliran Sungai Mekong.
Menurut Hun Manet dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama yang dikutip oleh Khmer Times, kanal ini akan menjadi yang pertama di negara tersebut dan menghubungkan Ibu Kota Phnom Penh dengan pelabuhan utama Kamboja di Teluk Thailand.
“Kanal Funan Techo akan membantu Kamboja memperkuat kemandirian politik dalam bidang transportasi air yang tidak akan mengganggu lingkungan dan aliran Sungai Mekong,” kata Hun Manet pada upacara peletakan batu pertama seperti dikutip harian Khmer Times.
Pembangunan kanal ini diperkirakan akan memakan waktu lima tahun.
Kanal ini diharapkan memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dibandingkan transit melalui Vietnam, mengurangi biaya transportasi, dan mengurangi ketergantungan pada pelabuhan Vietnam.
Selain itu, rencana pengembangan zona ekonomi pesisir sepanjang rute kanal juga bertujuan menciptakan ribuan lapangan kerja, memberikan dorongan signifikan bagi ekonomi Kamboja.



