Alokasi Dana Kelurahan Jakarta Diperdebatkan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, menyoroti alokasi dana kelurahan yang menjadi sorotan publik. Ia menekankan pentingnya untuk mengkaji lebih dalam alokasi dana kelurahan, yang secara ketat ditetapkan minimal lima persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Komisi A saya arahkan ada anggaran lima persen di kelurahan itu harus diperdalam, siapa yang bertanggung jawab karena ini bukan uang kecil,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/4/2024).

- Advertisement -

Prasetyo juga menyampaikan keprihatinannya terhadap serapan anggaran yang belum terselesaikan, sehingga perlunya penyelesaian yang jelas atas hal tersebut.

Selain itu, Marsudi mengharapkan keterbukaan informasi dari pemerintah pusat terkait kondisi ekonomi Jakarta yang dinilainya masih belum memuaskan.

“Apalagi ekonomi kita lagi enggak bagus, gimana pergerakan itu dengan kota global, kita sudah mulai belajar,” tandasnya.

- Advertisement -

Menurut Prasetyo, alokasi dana kelurahan yang ditetapkan minimal lima persen dari APBD terlalu besar. Aturan tersebut, yang terdapat dalam Undang-Undang tentang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ), mencerminkan kebijakan serupa dengan dana desa di daerah lain.

Namun demikian, Prasetyo menekankan bahwa setiap kelurahan di Jakarta memiliki tantangan yang berbeda, sehingga alokasi dana belum tentu menjadi faktor penentu dalam menjalankan tugas-tugasnya.

- Advertisement -

Ia berharap pertemuan di Bogor ini dapat menjadi forum yang luas bagi DPRD DKI dan eksekutif untuk membahas secara lebih mendalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI 2023.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro menyatakan bahwa alokasi dana kelurahan di Jakarta minimal lima persen dari APBD telah diatur dalam UU DKJ. Aturan ini, katanya, bertujuan untuk memperkuat peran kelurahan sebagai garda terdepan dalam menangani berbagai persoalan yang mungkin terlihat sepele namun berdampak besar bagi masyarakat.

- Advertisement -

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER